BOJONEGORO, Wartaku.id – Puncak peringatan harlah pondok pesantren (Ponpes) Al Fatimah ke-16 dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Miftachul Akhyar meresmikan masjid serta meresmikan Institut Agama Islam ( IAI) Al Fatimah. Sabtu (21/01/2023)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Rais Aam PBNU secara bersama-sama meresmikan Masjid Kanzul Arzy dan IAI Al-Fatimah dengan simbolis pemotongan pita serta menandatangani prasasti.
Dalam smbutanya, Khofifah mengapresiasi pihak Ponpes Al Fatimah yang sudah memberikan manfaat luar biasa dalam hal pendidikan di Jawa Timur yaitu menyiapkan SDM yang Unggul melalui Pondok Pesantren berbasis modern.
Menurutnya dalam dunia pendidikan mulai tahun 2020 hingga sekarang Jawa Timur membuktikan diri menjadi Juara umum di berbagai kompetisi di bidang pendidikan, diantaranya Olimpia Sains Nasional, Olimpiade Sains Madrasah dan Olimpiade Penelitian siswa hal ini membuktikan bahwa dunia pendidikan di Jawa Timur serta berkolaborasi dengan NU melalui Pondok Pesantren sudah sangat baik.
“Lembaga pendidikan yang mengusung pesantren Modern di Bojonegoro ini menyiapkan para santri masuk perguruan tinggi. Ini termasuk dengan membangun peradaban dunia,” Ungkapnya.
Lanjut gubernur, diluar permasalahan peradaban, PR kita adalah membangun akhlak. Nah ini bisa diperkuat dengan ibadahnya. Dalam kondisi seperti ini pesantren menjadi bagian yang sangat penting untuk memberikan penguatan bangunan peradaban dengan bangunan akhaqul karimah.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al-Fatimah, KH. Taman Syaifudin juga menjelaskan prosesi Pendirian Ponpes Al Fatimah pada tanggal 9 bulan 9 2007 yang saat itu sudah mulai membuka lembaran baru di dunia pendidikan dan keagamaan. Pada harlah ke-16 tahun 2023, Ponpes Al Fatimah ini mendapatkan hadiah istimewa di karenakan di resmikannya institut Agama Islam ( IAI).
” Semoga dengan di resmikan Institut Agama Islam ( IA) Al Fatimah bisa membawa kebaikan bagi dampak indeks pendidikan di kabupaten Bojonegoro maupun Jawa Timur ,”ungkapnya (Mil/Red)



Comment