Mobil Siaga Desa Sudah Diterima, Bersiap Akan Dilakukan Inspeksi.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Penerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) harus berhati-hati menggunakan dana yang diperuntukkan mobil siaga sesuai dengan juknis yang ditetapkan, hal itu disebabkan setelah realisasi mobil siaga akan ada inspeksi untuk memantau ketepatan program tersebut.

Kepala Dinas Sosial, Arwan mengungkapkan bahwa pemantauan terhadap penerima BKK tidak berhenti dengan tersalurkanya dana kepada masing-masing rekening desa, melainkan akan dilakukan inspeksi terkait realisasi penggunaan BKK sesuai dengan juknis.

“Pencairan uang yang sudah dilakukan akhir tahun 2022, nah untuk realisasi nya setiap desa ber beda-beda ada yang satu minggu dua minggu,” Ungkapnya.

Arwan mengaku akan dilakukan inspeksi pada sekitar dua bulan setelah penerimaan BKK di masing-masing desa. Menurutnya durasindua bulanntersebut sudah cukup untuk merealisasikan mobil siaga desa.

“kita ambil waktu yang paling lama yaitu dua bulan jadi nanti Direncanakan akan dilakukan inspeksi terkait bagaimana realisasi dari mobil desa ini, ” Terangnya.

Selain itu, dalam penggunaan mobil siaga tersebut masyarakat tidak dipungut biaya apapun alias gratis disebabkan dana oprasional sudah ada di APBDes. Sedangkan terait rencana inspeksi akan dilakukan di 5 titik kumpul.

“Nanti kita cari tempat yang longgar jadi per titik ada sekitar 80 an, ” Terangnya.

Arwan menjelaskan sebelumnya menjelaskan ada 393 desa yang ada di SK untuk mendapatkan BKK dan sudah mengajukan proposal ke Dinsos, namun ada sebanyak 7 desa yang tidak terverifikasi. Sehingga hanya ada 386 desa yang menerima uang.

” Sementara 7 desa yang tidak mendapat verifikasi disebabkan PBB belum lunas sementara menurut peraturan Bupati, salah satu persyaratan mendapatkan dana BKK harus lunas PBB, “jelasnya. (Mil/Red)

Comment