Perkuat Kolaborasi, SMSI Bojonegoro Audiensi Bersama Bupati Setyo Wahono

BOJONEGORO, wartaku.id – Penguatan kolaborasi antara perusahaan media dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu perhatian Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bojonegoro. Hal tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran pengurus SMSI Bojonegoro bersama Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Senin (21/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut dihadiri sejumlah pengurus SMSI Bojonegoro, termasuk Penasehat SMSI Sasmito serta jajaran pengurus dan sejumlah divisi. Audiensi menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun sinergi antara insan pers, perusahaan media, dan pemerintah daerah.

Ketua SMSI Bojonegoro, Kustaji, menyampaikan apresiasi atas waktu dan ruang dialog yang diberikan Bupati Setyo Wahono. Menurutnya, audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin konstruktif antara perusahaan media yang tergabung dalam SMSI dengan pemerintah daerah.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah memberikan waktu untuk berdiskusi bersama. Ini menjadi bagian dari upaya kami memperkuat sinergi dan kolaborasi antara perusahaan media yang tergabung dalam SMSI dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro,” ujar Kustaji.

Ia menegaskan, media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi mengenai berbagai program pembangunan kepada masyarakat. Di sisi lain, perusahaan media juga membutuhkan ekosistem yang sehat agar dapat menjalankan fungsi jurnalistik sekaligus bertumbuh secara berkelanjutan.

Karena itu, SMSI Bojonegoro menyatakan dukungannya terhadap berbagai program pemerintah daerah melalui pemberitaan yang informatif, kritis, dan berorientasi pada kepentingan publik. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi simbiosis mutualisme, dengan tetap menempatkan fungsi kontrol dan independensi pers sebagai bagian penting dalam kehidupan ekonomi perusahaan media.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyambut baik peran serta perusahaan media dalam mendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan media menjadi salah satu sarana penting agar masyarakat dapat memahami berbagai persoalan dan perkembangan daerah melalui pemberitaan.

“Kami menyambut baik dukungan media selama ini. Pertemuan seperti ini menjadi sarana yang baik agar masyarakat terus bisa memahami berbagai persoalan melalui pemberitaan perusahaan media yang ada di Bojonegoro,” kata Setyo Wahono.

Ia juga berharap media terus memberikan kritik dan masukan konstruktif terhadap berbagai program pemerintah. Masukan tersebut, kata dia, akan semakin berarti apabila didukung data dan fakta lapangan yang akurat sehingga dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus perbaikan kebijakan.

“Harapannya tentu kritik dan masukan yang positif untuk perbaikan berbagai program. Data lapangan yang benar menjadi penting agar setiap persoalan bisa kita lihat secara utuh dan dicarikan solusi bersama,” tuturnya.

Setyo Wahono juga menilai keberlanjutan perusahaan media perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan media dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem media yang mampu bertahan dan berkembang secara ekonomi, tanpa mengesampingkan fungsi jurnalistiknya.

Audiensi kemudian berlangsung gayeng dalam suasana ngopi pagi bersama. Berbagai persoalan aktual di lapangan turut menjadi bahan diskusi, mulai dari perkembangan daerah hingga sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian dan alternatif solusi. Pertemuan tersebut sekaligus mempertegas pentingnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan perusahaan media dalam mengawal pembangunan Bojonegoro. [Red*]

Comment