Silog, Rutin Beri Santunan Pada Anak Yatim Di Sekitar Wilayah Proyek JTB.

BOJONEGORO, Wartaku.id – “Indahnya Berbagi“ adalah dua kalimat yang mengandung banyak makna, dari dua kalimat ini banyak tersimpan kandungan arti yang dalam, antara lain sebuah ketentraman hati bagi sang pemberi dan disisi lain juga menjadi sebuah kebahagiaan bagi yang diberi.

Sebagai salah satu Kontraktor Proyek Strategis Nasional Jambaran-Tiung Biru Bojonegoro, PT SILOG ( Anak Perusahaan Semen Indonesia)  Rutin memberikan bantuan berupa santunan anak yatim piatu disekitar Wilayah Proyek. Kali ini kegiatan di laksanakan di Balai Desa Katur Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, 18 September 2021.

Silog Rutin Beri Santunan Pada Anak Yatim Di Sekitar Wilayah Proyek JTB 1

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Katur H. SUKONO,  Perwakilan dari manajemen PT. SILOG serta 40 anak yatim piatu yang akan menerima santunan.

Menurut M. Ridwan selaku Kepala HRD PT SILOG di Proyek JTB, santunan ini merupakan agenda rutin perusahaan

“ Setiap proyek kami punya program setiap awal bulan  pada saat gajian teman-teman, Tepatnya Tgl 5 Kami adakan sekileran ( pemberian amplop kosong supaya di isi seikhlasnya ) kemudian setiap 3 bulan kami kumpulkan dan di salurkan kpd anak yatim. Khususnya daerah sekitar proyek” tutur M. Ridwan kepada wartaku.id

Masih menurut M . Ridwan, kegiatan santunan di Katur ini adalah yang ke-4 kalinya.

“ Beberapa daerah sekitar JTB yang Kebetulan sudah pernah kami salurkan dana infak selama kurun waktu 1 tahun ini antara lain : Yang pertama di kantor silog proyek dari anak-anak yatim daerah terdekat, kemudian anak2 yatim wilayah Desa Mojodelik tepatnya di putuk kreweng, Lalu kami salurkan anak2 yatim di Di Desa Bandung Rejo tepatnya di masjid Bandung Rejo dan  yang terakhir sekarang kami salurkan santunan  kepada anak-anak yatim wilayah Desa Katur tepatnya di Balai Desa Katur “ ujarnya

Semua ini kami lakukan dengan tujuan pertama kami bisa silaturrakhim dengan masyarakat wilayah setempat. Khususnya dgn anak-anak yatim yang mungkin butuh kepedulian kita.” Pungkasnya (Ham/Red)

Comment