Bojonegoro,wartaku.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menambah kuota beasiswa dari dua orang per desa menjadi sepuluh orang per desa.
Antusias mahasiswa terlihat dari banyaknya antrean yang memenuhi kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro untuk mengumpulkan berkas persyaratan pencairan beasiswa. (10/02/2023).
Suyanto selalu sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro menuturkan, banyaknya mahasiswa yang memenuhi kantornya tersebut untuk keperluan pengumpulan berkas beasiswa.
“Sedang melengkapi berkas pengajuan yang belum lengkap karena bulan depan sudah pencairan untuk semester ini, , ” Terangnya.
Selain itu, Ia juga mengungkapkan jumlahnya bertambah banyak dikarenakan adanya penambahan kuota penerima beasiswa yaitu dari dua sarana satu desa menjadi sepuluh sarjana satu desa.
“Jumlahnya dua kali lipat dari tahun kemarin, karena selain penambahan kuota juga banyak persyaratan yang meringankan, ” Terangnya.
Menurutnya ada sekitar 300 mahasiswa pendaftar baru, namun jumlah tersebut belum merupakan keseluruhan penerima beasiswa, melainkan masih ada tambahan dari mahasiswa yang perpanjangan atau yang sudah pernah mendapatkan beasiswa di semester sebelumnya dan kemudian melakukan perpanjangan untuk mendapatkan lagi.
Sebagai tambahan informasi, bahwa pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pendidikan menyiapkan dana sebesar Rp. 34,6 milyar per tahun untuk beasiswa yang dibagi menjadi tiga jenis.
Diantaranya adalah beasiswa scientists bagi mahasiswa jurusan kesehatan, beasiswa tugas akhir dan beasiswa satu desa dua sarjana yang kini menjadi satu desa sepuluh sarjana.
Halima Nisa salah satu mahasiswa mengaku sangat terbantu dengan adanya beasiswa tersebut, disebabkan Ia yang masih duduk di bangku semester 6 tersebut harus berjuang seorang diri karena sudah tidak punya orang tua.
“Sangat mempermudah, apalagi saya sudah tidak punya orang tua jadi merasa terbantu, ” Jelasnya. (Mil/Red)


Comment