Jembatan Kalibedah Longsor Akibat Derasnya Intensitas Hujan.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Derasnya curah hujan beberapa waktu terakhir yang menerjang wilayah Bojonegoro mengakibatkan terjadinya berbagai bencana banjir dan tanah longsor yang mengganggu bahkan merusak fasilitas umum. Salah satunya rusaknya jembatan Kalibedah yang disebabkan longsor.

Kepala dinas perhubungan, Andik Sudjarwo menjelaskan bahwa gerusan air akibat dari hujan intensitas deras menyebabkan sayap jembatan Kalibedah yang berada di ruas jalan Nasional Padangan-Ngawi tepatnya di dusun Kalibedah, desa Geneng, kecamatan Margomulyo mengalami longsor.

“sayap sebelah utara jembatan mengalami longsor akibat gerusan air,”jelasnya

Sayap jembatan sebelah utara mengalami kerusakan, sedangkan bahu jalan yang mengalami longsor sepanjang 10 meter, dengan lebar 5 meter dan tinggi 5 meter.

Sampai saat ini pihaknya sudah melakukan pengecekan lokasi yang dilanjutkan koordinasi dengan petugas tehnik Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Pejabat Pembuat Keputusan (PPK) jalan Nasional Wilayah Bojonegoro, sementara untuk upaya jangka pendek telah dilakukan pemasangan pengaman jalan yang meliputi drum untuk peringatan, zak pasir, police line dan traffic cone dilokasi kerusakan.

“memasang pengaman jalan yang meliputi drum untuk peringatan, zak pasir, police line dan traffic cone”ungkapnya.

Sedangkan tindak lanjut jangka menengah diantaranya balai Jalan Nasional segera membuat perencanaan darurat untuk perbaikan jembatan, sementara Dishub akan terus melakukan pemantauan sampai jembatan selesai diperbaiki.

Sementara itu, pihaknya juga menjelaskan bahwa arus lalu lintas masih normal dan tidak ada penutupan sampai ada perbaikan dari pihak balai jalan Nasional kementrian pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR).

“lalu lintas masih normal, sampai ada perbaikan dr pihak Balai Jalan Nasinal Kemen PUPR,”jelasnya

Pihaknya juga menghimbau kepada pengguna jalan dan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melewati jembatan.

See also  Naik Lagi, Update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Per-Tanggal 9 Juli 2020.

Baca Juga : https://wartaku.id/peristiwa/derasnya-arus-sebabkan-jembatan-desa-jatibelimbing-ambrol/

“Lalu lintas tidak ada penutupan, namun kami berharap pengguna jalan untuk berhati-hati bila melintas di jembatan,”pungkasnnya. (Mil/Red)

Comment