BPBD lakukan Assessment di Lokasi Bencana Longsor Kedungadem.

BOJONEGORO, Wartaku.Id – Upaya penanganan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro dalam bencana tanah longsor yang terjadi pada 02/02/2021 di dusun Templek Rt. 05, Rw. 07 Desa Geger, kecamatan Kedungadem, telah dilakukan assessment pada hari ini Rabu, 03/03/2021.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupatrn Bojonegoro, Eko Susanto menjelaskan bahwa telah dilakukan assessment pada hari ini dengan melibatkan BPBD Bojonegoro, Perangkat Kecamatan Kedungadem dan Perangkat Desa Geger.

“Tim BPBD hari ini melakukan assessment dilokasi, “jelasnya.

Upaya penanganan yang dilakukan diantaranya tim BPBD Berkoordinasi dengan Perangkat Desa dan Kecamatan, sekaligus menyerahkan bantuan berupa 2 paket sembako. Selain itu telah dilaksanakan kerja bakti yang melibatkan masyarakat desa, Polsek dan Babinsa pada pukul 09.30 WIB.

Kondisi Saat ini
Kondisi Saat ini

“kebutuhan yang mendesak sementara Bronjong, Batu, Pedel,”jelasnya.

Sebelumnya tanah longsor yang menyebabkan dapur milik Sidik Nurham (59) roboh dengan dimensi longsoran Panjang 15 m, Lebar 2 m dan Kedalaman 3 M tersebut diakibatkan hujan lebat selama 3 jam dari pukul 17.35 WIB yang terjadi pada 02/02/2021.

Eko juga menambahkan berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait peringatan dini beberapa wilayah Bojonegoro akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah Sumberejo, Kanor, Bojonegoro Kapas, Sugihwaras, Kepohbaru, Kedungadem, Baureno, Ngambon, Bubulan, Temayang dan Dander.

Baca Juga : https://wartaku.id/peristiwa/hujan-intensitas-tinggi-kembali-menyebabkan-tanah-longsor-di-bojonegoro/

“Hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi di beberapa wilayah Bojonegoro, “pungkasnya (Mil/Red)

Comment