Memiliki Kekurangan, Guru Penyandang Difabel Sebut Keterbatasan Itu Hanya Fisik Bukan Niat.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Memiliki keterbatasan tidak menjadi penghalang bagi Roni Setianto yang tetap teguh dengan niatnya untuk berbagi ilmu dengan menjadi guru, terbukti hingga saat ini penyandang disabilitas tersebut sudah 8 tahun mengabdi.

Sosok guru di Bojonegoro dimomen peringatan hari guru yang jatuh pada hari ini 25 November menjadi inspirasi dan contoh penyemangat, bahwa kekurangan tidak menjadi alasan seseorang untuk berhenti berbuat baik.

Memiliki Kekurangan Guru Penyandang Difabel Sebut Keterbatasan Itu Hanya Fisik Bukan Niat 1

Sempat dipandang kasihan, Roni bertekat membuktikan bahwa meskipun butuh tongkat untuk berjalan, namun Ia mampu beraktivitas layaknya orang normal. Menurutnya keterbatasan itu hanya fisik dan, sementara fisik orang lain juga tidak sempurna, hanya yang terlihat visual saja sempurna tapi pada hakikatnya semua dengan keterbatsan dan kelebihan masing-masing.

“Saya kira sama yang dialami teman-teman difabel lainnya, diawal pasti terasa semua pandangan murid menuju ke saya dengan asumsi kasihan, ” Ungkapnya.

Dengan menjadi guru, Roni merasa hati dan jiwa semakin ikhlas dan bisa membagi ilmu ke muridnya. Bukanya minder dengan keberhasilan muridnya, Roni bahkan semakin bangga dan puas saat melihat anak didiknya sukses.

“Melihat kesuksesan murid-murid saya melebihi saya itu salah satu indicator bahwa saya bisa menjadi guru yang baik, saya juga belajar banyak hal dengan murid saya dan Ketika ada sinergisitas antara guru dan murid itulah menciptakan system kolaborasi yang bisa membangun dunia Pendidikan, “lanjutnya.

Dosen STIKES Bojonegoro tersebut berbagi pengalaman mengajar dengan posisi berdiri selama 3 jam sambil berjalan ke murid-muridnya tanpa duduk.

“mereka (Murid-murid) sepertinya kayak tidak percaya bahwa fisik saya juga seperti orang lain dan saya juga berkesan Ketika meninggalkan kelas selalu ada ucapan terimakasih dan sebuah doa yang tulus dari murid saya, bahkan juga ada yang mengantar sampai saya keluar meninggalkan kelas itu yang membuat saya dan berniat untuk selalu mengajar dengan ikhlas, “lanjutnya. (Mil/Red)

Comment