Bangga Anak Didiknya Berprestasi, Kepala Sekolah SD Model Terpadu Terus Berikan Support.

BOJONEGORO, Wartaku.Id – Bangga dengan anak didiknya yang tetap berprestasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik meskipun kegiatan belajar masih belum normal, Kepala sekolah Dasar Model Terpadu Bojonegoro berikan suport dan apresiasi.

Tri Wahyu Utomo selaku Kepala Sekolah SD MT mengungkapkan bangga dan akan terus memberikan support kepada anak didiknya yang berprestasi baik dalam bidang akademi maupun non akademik.

“Pastinya dengan prestasi yang diraih tentu ikut bangga dan selalu memberikan suport untuk kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh anak didik kita,” ungkapnya.

Menurutnya talenta dan bakat itu perlu dipupuk dan di suport, sementara pihak sekolahan bertugas untuk mensuport bakat dari siswanya, apabila nanti mendapat prestasi maupun kejuaraan tentu pihak sekolah mempersiapkan reward tersendiri.

“Kita hanya mensuport tapi kalau ada prestasinya pasti diberikan reward atau penghargaan,” jelasnya.

Pak Ut sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa setiap ada informasi terkait lomba maupun olimpiade selalu di bagikan kepada orang tua siswa agar apabila berminat bisa mengikutkan putra maupun pitrinya untuk mengikuti perlombaan. Sedangkan pihaknya mengaku siap untuk mendampingi anak didiknya.

Tercatat empat prestasi diraih oleh siswa-siswi dari SD SMT Kabupaten Bojonegoro selama pandemi di tahun 2021 ini, diantaranya presrasi akademik pada ajang Olimpiade MIPA tingkat Nasional yang diraih Adika Dwi Putra Octaviano meraih juara 3, dan juara 3 Olimpiade Bahasa Inggris tingkat nasional yang diraih oleh diraih oleh Bumi Baraka Sucahyono serta juara 3 Olimpiade Bahasa Inggris tingkat Kabupaten
yang diraih oleh Adika Dwi Putra Octaviano.

“Prestasi non akademik juga baru saja diraih oleh Tito Bima Adha Andromeda dalam turnamen tenis lapangan tingkat kabupaten yang mendapatkan juara 1,” imbuhnya.

Pihaknya juga berpesan kepada muridnya bahwa jenjang prestasi masih panjang sehingga harus tetap semangat dan harapanya bisa mengharumkan nama khususnya Bojonegoro bahakn bisa mewakili provinsi hingga mewakili negara.

“Pesanya terus berlatih karena mempertahankan lebih susah daripada mendapatkan,” pesanya.

Sementara itu, Tito peraih juara 1 tenis lapangan tingkat kabupaten mengaku senang bisa mendapat juara. Siswa 12 tahun tersebut menceritakan bahwa Ia telah berhasil melawan peserta perwakilan dari Sidoarjo dan Surabaya yang termasuk dari sekolah unggulan dengan persiapan 3 minggu sebelum pertandingan.

“Paling susah melawan Surabaya, tapi ternyata bisa,” tuturnya.

Selain menyukai tenis lapangan, tito juga menyukai sepak bola. Namun untuk kedepanya Ia lebih berfokus pada tenis lapangan dan mempersiapkan pertandingan tenis dengan Kabupaten Jombang. (Mil/Red)

Comment