by

Antusias Siswa Mengikuti PTM Terbatas Hari Pertama.

BOJONEGORO, Wartaku.Id – Hari pertama uji coba PTM (pembelajaran tatap muka) di Bojonegoro dilakukan tepat hari ini Rabu, 1 September 2021. Tampak gedung sekolah yang sebelumnya sepi, mulai ramai dengan antusias dari aktivitas siswa dan siswi yang akan mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas hari pertama.

Seperti yang tampak pada pagi ini di gerbang masuk (sekolah menengah pertama) SMP 1 Bojonegoro, siswa dan siswi kelas VII muai berdatangan dengan semangat untuk mengikuti pembelajaran tatap muka yang pertama setelah memasuki tahun ajaran baru di jenjang SMP. Sebelumnya, siswa dan siswi tersebut terpaksa harus mengikuti kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) secara daring disebabkan kasus positif Covid-19 masih sangat tinggi.

“Senang dan semangat karena sudah bosan belajar di rumah, kalau disekolah bertemu banyak teman-teman jadi semangat,” ungkap Danu salah satu siswa.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Kirana, yang menyebutkan sangat senang karena sudah mulai melakukan pembelajaran tatap muka. Menurutnya materi yang dijelaskan saat tatap muka lebih mudah dipahami dan dicerna daripada materi yang disampaikan melalui video saat pembelajaran jarak jauh.

“Lebih suka tatap muka, karena materinya di jelaskannya gampang sedangkan kalau PJJ itu melalui video jadi susah dicerna,” ungkapnya.
Sejalan dengan Hadi Winaryo yang merupakan humas sekaligus guru matematika di SMP 1 Bojonegoro juga mengungkapkan siswa dan siswi di kelasnya tampak sangat antusias mengikuti pembelajaran. Bahkan 16 siswa yang merupakan 50 persen dari jumlah keseluruhan siswa dikelasnya hadir.

“Saya tadi juga mengajar di salah satu kelas dan 16 siswa yang dijadwalkan sesi pertama ini masuk semua, Itu juga bisa dikatakan bentuk antusias siswa mengikuti PTM, beberapa siswa juga bilang ke saya lebih suka PTM,” ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan teknis PTM kali ini hanya memasukkan 33,3 persen dari keseluruhan siswa dan minggu ini uji coba memasukkan anak kelas VII dengan pembagian dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB, kemudian sesi berikutnya sampai pukul 12.00 WIB. Untuk menghindari kerumunan saat pergantian sesi, lokasi tiap sesi dibedakan yaitu lantai satu untuk sesi satu dan lantai dua untuk sesi dua.

”Minggu ini kelas VII, minggu depan kelas VIII yang masuk jadi bergantian,”jelasnya.

Sebelum melakukan PTM, Hadi juga menyebutkan sudah mengirimkan surat Kerjasama dengan pihak puskesmas setempat serta sudah mendapatkan 100 persen izin dari orang tua maupun wali murid dari pengisian form perizinan. Hal serupa juga dilakukan di Sekolah Model Terpadu Bojonegoro, meskipun berbeda teknis dalam pembatasan siswa yang masuk namun secara garis besar persiapan yang dilakukan sama. (Mil/Red)

Baca Juga :

Comment

Artikel