by

PKP Cipta Karya Targetkan Program Rumah Aladin Rampung Di Tahun 2023.

BOJONEGORO, Wartaku.Id – Dinas PKP Cipta Karya Bojonegoro mencatat untuk jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Bojonegoro ada 11.000 unit RTLH yang belum diperbaiki, jumlah tersebut rencananya akan ditargetkan selesai pada tahun 2023 mendatang.

Kabid Pertanahan, Pemakaman, Perumahan dan Kawasan Permukiman DPKP Cipta Karya Bojonegoro, Zamroni mengatakan, Pemkab Bojonegoro mentargetkan 22.582 unit program RTLH yang akan terselesaikan hingga tahun 2023 mendatang, dari total jumlah tersebut telah terselesaikan. Sehingga masih menyisakan 11.000 unit rumah tidak layak huni yang harus segera diselesaikan.

“Untuk tahun 2022 dan 2023 program RTLH masih tersisa 11.000 Unit dari jumlah total 22.582 dan akan diupayakan selesai dalam jangka waktu tersebut,” jelas Zamroni.

Program Aladin atau RTLH diperuntukan bagi warga miskin atau kurang mampu di Kabupaten Bojonegoro. Dengan syarat memperoleh keterangan dari Kepala Desa setempat.

“Syarat mendapatkan RTLH berasal dari keluarga miskin di Kabupaten Bojonegoro, diusulkan melalui Kepala Desa,” ucapnya.

Terkait perbaikan RTLH sendiri dilakukan pada tiga titik. Yakni, atap rumah, lantai dan dinding rumah (Aladin). Dengan jumlah total anggaran sebesar Rp 20.000.000 untuk per KK.

Di tahun 2021 untuk jumlah total RTLH akan dibedah dan dibangun telah mencapai 3.927 unit. Jumlah tersebut tersebar di 325 Desa pada 28 Kecamatan.

Melalui program Aladin atau RTLH tersebut nantinya warga miskin atau kurang mampu di Kabupaten Bojonegoro segera terwujud mimpinya untuk memiliki hunian yang layak dan sehat.

“Harapan kami seluruh warga itu bisa memiliki hunian yang layak dan sehat. Semoga target ini bisa selesai tepat pada tahun 2023”, harapnya. (Ayu/Red)

Baca Juga :

Comment

Artikel