Hanya 15 Kabupaten di Jawa Timur yang Punya Atlet Gantole Salah Satunya Kabupaten Bojonegoro.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Gantole merupakan olahraga yang masih belum familiar di kalangan masyarakat Jawa Timur terutama Kabupaten Bojonegoro, terbukti hanya ada 15 Kabupaten yang memiliki atlet Gantole se Jawa Timur salah satunya berasal dari Kabupaten Bojonegoro yang juga menjadi satu-satunya.

Achmad Teguh Wibowo, pria yang berprofesi sebagai pedagang di rumahnya, Desa Banjarejo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro menjadi satu-satunya atlet gantole asal Kabupaten Bojonegoro yang dikirim sebagai perwakilan dalam Pekan Olahraga Provinsi ke VII jawa Timur tahun 2022.

“Di Jawa Timur hanya ada lima belas kabupaten yang punya atlet gantolle dan Bojonegoro salah satunya dan satu satunya saya,” ungkapnya.

Hanya 15 Kabupaten Di Jawa Timur Yang Punya Atlet Gantole Salah Satunya Kabupaten Bojonegoro 1

Menurutnya, awal mulai mengenal gantolle saat menempuh pendidikan di Universitas Negeri Surabaya. Saat itu dia mengikuti diklat dan mulai tertarik dengan olahraga yang tergabung dalam Federasi Aero Sport Indonesia atau Fasi.

Namanya cukup terkenal di gantolle Jawa Timur karena sudah mengikuti tiga kali pekan Olahraga Nasional dan meraih berbagai penghargaan. Di mulai dari PON di Riau tahun 2012 berhasil mempersembahkan Perak bagi Jawa Timur. Sementara di PON Jawa Barat tahun 2016 dia menjelaskan berhasil meraih medali perunggu serta PON Papua.

“Kalau di Bojonegoro sendiri jarang yang tahu kalau saya ini atlet gantolle,” katanya.

Terkait atlet asal Bojonegoro, selain olahraga gantolle masih asing juga membutuhkan keberanian terbang dan tantangan tersendiri. Bahkan beberapa yang berminat, akhirnya memilih mudur setelah melihat banyaknya proses.

“Padahal alat disediakan juga gratis beda dengan Jawa Barat meski bayar jutaan tapi banyak peminat,” ujarnya.

Ia juga sempat melakukan survey di sekitar Kecamatan Sekar dengan dataran yang berbukit. Namun di lokasi tersebut menurutnya banyak pohon tingga serta belum ada landasan untuk menarik Gantolle sehingga bisa terbang.

“Landasannya butuh sepanjang lima ratus meter dan ini di Bojonegoro yang sulit juga,” jelasnya.

Di Porprov Jatim ke VII tahun 2022 ini Achmad Teguh Wibowo menyatakan bangga karena Gantolle mulai diperlombakan meski hanya eksebisi, namun Porprov selanjutnya cabang Olahraga Gantolle sudah bisa dilombakan secara resmi. Mewakili Bojonegoro, pria yang menyandang gekar sarjana olahraga ini menuturkan dari 14 nomor yang dilombakan dia mengikuti tujuh lomba yang semuanya merupakan kelas A.

“Diantaranya adalah lama terbang, Ketepatan mendarat, lintas alam bebas serta sambar pita,” terangnya.

Sedangkan, Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro saat bertemu dengan Achad Teguh Wibowo berharap meski cabang olahraga eksebisi namun harus tetap berjuang maksimal.

“untuk bisa mengkader atlet Gantolle di Bojonegoro sehingga akan muncul Teguh-teguh yang lain, ini penting sekali,” pesanya. (Mil/Red)

Comment