BOJONEGORO, Wartaku.id – Menangani adanya penyakit LSD yang menyerang sapi di Bojonegoro, Dinas Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro sebarkan sebanyak 1.100 dosis vaksin hewan.
Vaksinasi tersebut merupakan bantuan dari pemerintah provinsi Jawa Timur. Untuk priode pertama, Dinas Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro mendapat sebanyak 500 dosis vaksin, kemudian mendapat lagi sebanyak 600 dosis.
“Adanya penyakit LSD, Totalnya kita sudah mendapatkan sebanyak 1.100 dosis,” Ungkap Drh. Indra lutfi Nurahman
Menurutnya, 600 dosis sudah mulai tersalurkan di minggu ini. Meskipun begitu, jumlah vaksin yang di dapat dirasa masih kurang untuk populasi sapi di Bojonegoro. Namun, menurutnya masih dimungkinkan akan mendapat bantuan vaksin lagi sebelum idul adha.
“Vaksin yang kita dapat memang terbatas, dan hanya mengcover sedikit dari populasi sapi di Bojonegoro, meskipun belum mencukupi kita tetap berusaha menyebarkan vaksin tersebut,” Jelasnya.
Sementara, akan dilakukan pemeriksaan terhadap ternak pada dua minggu sebelum hari raya idul adha. Pemeriksaan tersebut terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta LSD yang mulai menyerang ternak sapi di awal tahun 2023 ini.
“Jelang idul adha yang dilakukan adalah menyiapkan hewan kurban yang ada di Bojonegoro sehat dengan cara kita memantau, memeriksa di penampung-penampung hewan kurban, baik sapi maupun kambing,” Jelasnya.
Dengan begitu diharapkan daging aman untuk dikonsumsi warga. Selain itu, diharapkan warga memotong hewan kurban di tempat-tempat pemotongan hewan yang sudah bersertifikat halal.
“Di Bojonegoro ada 3 RPH diantaranya di Bojonegoro, Padangan dan Baureno, sementara Tempat Pemotongan Hewan yang direkomendasikan oleh dinas karena dibawah pengawasan dokter ada di Ledok, dan di Kapas,” Tutupnya. (Mil/Red)


Comment