Belum Vaksin Covid-19, 9 Jamaah Haji Asal Bojonegoro Batal Berangkat.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Akibat belum melakukan vaksinasi covid-19, sebanyak 9 calon jamaah haji asal Kabupaten Bojonegoro harus menunda keberangkatan di tahun ini. Pasalnya untuk menunaikan ibadah haji 1444 H masih diwajibkan melakukan vaksinasi minimal dosis 2.

Dari kuota 1.628 CJH yang dijadwalkan berangkat awal juni mendatag, 9 diantaranya harus tunda berangka disebabkan belum melakukan vaksinasi. Sementara waktu keberangkatan sisa 6 hari, sehingga untuk melakukan vaksinasi covid-19 tidak mencukupi. Hal tersebut lantaran jarak antara penyuntikan vaksin pertama dengan penyuntikan dosis kedua minimal 28 hari.

“Ada Beberapa yang tidak bisa brangkat karena belum vaksin,” Ungkap M. Abdullah Hafith selaku kepala seksi penyelenggara haji dan umroh, kemenag Bojonegoro.

Selain itu, 7 orang mengundurkan diri karena ingin berangkat bersama keluarga, 150 diantaranya tidak melunasi disebabkan keterbatasan biaya dan ingin berangkat di tahun 2024.

“Yang tidak bisa berangkat sementara ini masih kita hitung, karena ini masih pengurusan biovisa,” Jelasnya.

Sedangkan, Bojonegoro dibagi menjadi 4 kloter yaitu kloter 20,21,22, dan kloter 23. Setiap kloter pemberangkatan akan ada sekitar 455 jamaah haji. Namun di kloter 20 jamaah dari Bojonegoro hanya sekitar 293 disebabkan ada tambahan dari Surabaya.

“Untuk kloter 20,21,22 berangkat pada 1 juni, mulai di pukul 04.30 WIB, selanjutnya kloter 21 dan 22 kita undang keberangkatannya jam 05.00 WIB,” jelasnya. (Mil/Red)

Comment