1,3 Juta Warga Bojonegoro Sudah Terdaftar Sebagai Peserta JKN-KIS.

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, menerima penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kesehatan sebagai daerah Universal Health Coverage (UHC). Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan di Ruang Angling Darmo, lantai dua gedung lama Pemkab Bojonegoro, Rabu 23 September 2020.

Pemberian penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Timur, I Made Puja Yasa, kepada Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah menjelaskan, jika Kabupaten Bojonegoro bisa meraih UHC berkat kerja keras serta komitmen yang telah dibangun bersama. “Ini semua berkat kerja keras dan komitmen yang telah dibangun Pemkab Bojonegoro,” kata Bupati Anna.

Setelah mendapat penghargaan ini, Pemkab Bojonegoro juga berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kesehatan. “Layanan kesehatan akan terus ditingkatkan,” lanjutnya.

Sesuai data, jumlah penduduk yang sudah terdaftar di Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan mencapai 1,3 juta jiwa. Atau sudah mencapai 98,76 persen dari jumlah penduduk, melebihi dari batas minimal yang ditetapkan BPJS Kesehatan sebesar 95 persen.

Dari 1,3 juta penduduk yang terdaftar di JKN-KIS, 423ribu peserta ditanggung pemerintah kabupaten, 661ribu pemerintah pusat, serta sisanya peserta mandiri dan badan usaha.

Kabupaten Bojonegoro merupakan satu dari lima daerah di Jawa-Timur yang meraih UHC. Empat daerah lain diantaranya Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, serta Kota Madiun.

Dan Kabupaten Bojonegoro satu-satunya Kabupaten yang menerima UHC, sedangkan 4 daerah lain merupakan wilayah Kota. (Aha/red)

See also Sinergitas Pemkab Bersama TPA/TPQ Dalam Pembinaan Ustadz/Ustadzah.

Comment