Tambangan Perahu Menjadi Akses Alternatif Untuk Pengguna Jembatan Glendeng.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Tambangan Perahu menjadi salah satu alternatif pengguna jembatan Glendeng yang ditutup total beberapa waktu yang lalu. Sebelumnya masyarakat Bojonegoro yang menuju arah Tuban maupun sebaliknya, harus menempuh jarak yang lebih jauh dengan melewati jembatan Kaliketek, desa Banjarejo, kecamatan Menilo. Hal tersebut menguggah inisiatif dari masyarakat sekitar jembatan Glendeng untuk membuka jalur alternatif air yaitu tambangan Perahu.

Menurut salah satu masyarakat sekitar, Ilham menjelaskan bahwa tambangan perahu ini menjadi alternatif masyarakat untuk menempuh jarak dan waktu yang lebih singkat.
“kalau lewat perahu lebih cepat dibandingkan harus memutar Menilo memakan waktu lebih dari setengah jam” Jelas Ilham

Sementara itu, dalam satu kali jalan perahu bisa mengangkut maksimal 17 sepeda motor dengan tarif 3 ribu rupiah per sepeda.
“17 sepeda itu sudah mepet-mepet. Bayarnya 3 ribu tapi biasanya orang bayar 5 ribu kita juga terima” ujar pak Jaz salah satu Pengendali Perahu

Tambangan yang dibuka dari satu minggu lalu ini beroprasi mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB jika cuaca cerah, sementara tambangan berhenti beroprasi jika cuaca hujan deras.
“tergantung cuaca, kalau hujan dan air besar tidak ada yang berani naik jadi berhenti tapi kalau terang yang naik juga banyak” jelas Pak Jaz

Sampai saat ini belum ada penunjuk arah maupun pamflet penanda lokasi tambangan perahu, sehingga masyarakat mengetahui dari mulut ke mulut dan media sosial.
“kita belum sempat membuat penunjuk arah atau pamflet karena memang dibukanya ini mendadak, mungkin nanti akan kita buatkan” jelas Pak Jaz

Meskipun begitu pengguna jalur alternatif perahu harus tetap waspada dikarenakan kondisi jalan yang licin dan berlumpur. Tidak jarang Pak Jaz membantu pengguna yang kesulitan untuk menaikkan sepeda ke atas perahu.

See also Wow 75 Meter... Bendera Merah Putih Terpanjang Terbentang Diatas Gunung Watu Kecamatan Gondang.

Sebelumnya jalur utama jembatan Glendeng kembali di tutup semenjak 4 desember setelah kerusakan pada bagan jembatan semakin parah disebabkan longsor tergerus air sungai Bengawan Solo yang beberapa waktu lalu debitnya mengalami peningkatan. (Mil/Red)

Comment