Pertama Setelah Pandemi, Perayaan Sedekah Bumi Dengan Gunungan Sayur Dan Buah Mengundang Antusias Warga.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Setelah dua tahun tidak ada perayaan akibat pandemi Covid-19, tahun ini puncak peringatan sedekah bumi di Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro dimeriahkan dengan empat gunungan hasil bumi berupa sayur dan buah yang mengundang antusias masyarakat.

Sedekah bumi merupakan adat dari masyarakat jawa kegiatan yang sering disebut ‘manganan’ tersebut merupakan bentuk rasa syukur kepada sang pencipta.

Kepala Desa Sumodikaran, Khotimah mengungkapkan rasa syukur karena tahun ini dapat kembali menyelenggarakan sedekah bumi di desanya setelah pandemi Covid-19 selama kurang lebih tiga tahun.

Pertama Setelah Pandemi Perayaan Sedekah Bumi Dengan Gunungan Sayur Dan Buah Mengundang Antusias Warga 2 2

“Alhamdulillah Kegiatan yang dilakukan setahun sekali yaitu sedekah bumi berjalan lancar hari ini,” ungkapnya pada Jum’at, 15/07/2022

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah antusias mengikuti rangkaian acara yang dilaksanakan pada siang hari di makam Cepit desa setempat.

“Terimakasih kepada semua warga yang sangat antusias sekali warga masyarakat banyak yang hadir dan banyak,” jelasnya.

Sementara, Suwito selaku koordinator acara menyampaikan bahwa tahun ini berbeda dari seblumnya, karena tahun ini terdapat gunungan hasil bumi sementara di tahun sebelumnya tidak ada.

“Karena sebelumnya faktor masih adanya pembatasan aktivitas masyarakat akibat pandemi,” jelasnya.

Kegiatan tersebut diawali dengan ngaji bersama, kemudian doa yang dipimpin oleh tokoh adat desa setempat dan diakhiri dengan rebutan gunungan yang sudah disiapkan.

Suwito berharap dengan adanya kegiatan sedekah bumi dapat memperlancar kegiatan masyarakat setempat yang mayoritas adalah sebagai petani.

“Saya harap kedepan dengan adanya sedekah bumi ini kita semua diberikan kelancaran dalam bercocok tanam oleh tuhan yang maha kuasa dan hasil bumi melimpah,” tutupnya.

Sedangkan untuk gunungan yang disediakan ada sebanyak empat gunungan dengan berbagai macam sayur dan buah-buahan serta di ujung terdapat uang pecahan dua ribu rupiah yang dibungkus plastik.

“Uangnya disediakan untuk anak-anak kecil, sekedar untuk menambah kemeriahan,” jelasnya. (Red)

Comment