BOJONEGORO, Wartaku.id – Sejumlah rumah di bagian timur Kabupaten Bojonegoro alami kerusakan ringan hingga parah akibat diterjang angin puting beliung pada Sabtu, (7/1/2023) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Ardhian Orianto mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut berawal saat sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro terjadi hujan disertai angin dan petir. Tiga kecamatan di bagian timur Bojonegoro, mengalami dampak terparah dari cuaca buruk tersebut.
“Hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah Kecamatan Sumberjo, Kecamatan Kepohbaru dan Kecamatan Baureno mengakibatkan beberapa rumah roboh dan atap rumah rusak,” Ungkapnya.
Menurutnya di Kecamatan Sumberrejo angin menerjang Desa Mejuwet dengan dampak 2 rumah rusak berat dan 6 rumah mengalami kerusakan pada bagian atap, , Desa Butoh 1 rumah roboh dan 4 rumah atap rusak.
“Kecamatan Kepohbaru, Desa Pohwates 5 rumah rusak berat, dan 11 rumah rusak ringan, sedangkan Kecamatan Baureno, Desa Banjaranyar 2 rumah rusak berat, 4 rumah rusak sedang, 10 rumah rusak ringan, Balai Desa 2 unit bangunan, ” Ujarnya.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan jua rupiah, dengan rincian Kecamatan Sumberrejo taksir kerugian mencapai Rp 38,5 juta, Kecamatan Kepohbaru Rp 62 juta dan Kecamatan Baureno Rp 50 juta.
“Untuk saat ini bangunan rumah yang roboh dibersihkan warga bergotong royong sedangkan atap yang rusak sebagian sudah dibetulkan pemilik rumah,” Terangnya.
Selain itu, pihaknya juga telah memberikan bantuan berupa sembako dan keperluan terpal kepada para korban angin puting beliung tersebut. Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terjadinya bencana karena cuaca extrim diperkirakan masih akan terjadi hingga bulan Maret 2023 mendatang.
“Hati-hati dan waspada, selalu pantau update informasi cuaca di website BPBD dan Media sosial BPBD Facebook dan instagram, ” Tutupnya. (Mil/Red)



Comment