Pemberlakuan Jam Malam di Kota Bojonegoro Berlangsung Secara Baik.

BOJONEGORO – Pemberlakuan jam malam di wilayah Kecamatan Kota Bojonegoro secara efektif telah berlangsung 2 hari. Hal tersebut merupakan keseriusan Pemerintah Kabupaten guna percepatan penanganan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19.

Seperti dikatakan Camat Kota Bojonegoro, Mochlisin Andi Irawan SSTP MM, beberapa yang hari lalu, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, mulai 27/4 malam di wilayah Kota akan diberlakukan jam malam.

“Jam malam yang dimaksud yakni batas terakhir melakukan aktivitas adalah jam 9 malam. Jika masih ditemukan warga yang masih berada di luar tanpa keperluan penting akan diarahkan untuk segera kembali ke rumah. Intinya kami mendukung upaya pemerintah guna mencegah penyebaran virus corona,” terangnya.

Gotong royong mencegah penyebaran Covid-19 harus dilakukan, agar wabah virus yang membahayakan segera hilang sehingga aktivitas kembali normal seperti biasa.

Sesuai data yang dihimpun awak media ini, di wilayah Kecamatan Kota ada 4 lokasi yang dilakukan pengamanan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Bojonegoro. Di antaranya seputaran bundaran Adipura, sepanjang jembatan Sosrodilogo, sepanjang jalan Panglima Sudirman, jalan MH Thamrin, dan jalan Teuku Umar sampai perempatan jalan Pemuda.

Kapolsek Bojonegoro Kota, Kompol Hari Adi Agus Wahono, mengatakan pemberlakuan jam malam sebenarnya telah dilakukan sebelumnya. Namun saat ini di Kelurahan dan Desa juga diarahkan agar menjaga lingkungkan serta memaksimalkan pintu keluar masuk.

“Akses masuk ke kota dijaga, agar masyarakat tidak keluar rumah pada malam hari, guna mencegah penyebaran Covid-19, untuk batas waktu belum ditentukan,” tutur Kapolsek.

Secara terpisah, Plt. Kepala Satpol-PP Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang SSTP MM, menjelaskan pemberlakuan jam malam dan penutupan akses masuk ke Kota, dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan wabah corona. Juga menghindari terjadinya physical distancing.

See also  Sebanyak 112 Kebakaran Terjadi Di Tahun 2020.

“Meskipun ditutup masih bisa melintas, agar masyarakat mengerti adanya pemberlakuan jam malam. Dan dihimbau untuk selalu menggunakan masker,” pungkasnya. (JN/red)

Comment