Mas Teguh Silahturahmi Bersama Pengurus Muhammadiyah, Siapkan Konsep Bojonegoro Pasca Migas

Bojonegoro, wartaku.id – Bojonegoro yang merupakan kabupaten penghasil minyak dan gas (Migas) terbesar yang menyumbang 20% minyak Nasional. Tercatat saat ini telah mencapai masa puncaknya dan lambat laun akan mengalami penurunan.

Tingginya APBD Bojonegoro saat ini yang mencapai Rp8,7 triliun. Namun pada 5 tahun yang akan datang diprediksi akan mengalami penurunan. Dengan realitas itu diperlukan pemimpin yang mampu mengatasi hal ini dengan berbagai ide dan trobosan yang brilian.

Saat silaturahmi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bojonegoro, Mas Teguh menyampaikan visinya dalam membangun Bojonegoro ke depan. Terutama saat pendapatan di sektor Migas yang mulai mengalami penurunan.

“Menyiapkan pemimpin untuk mengatasi permasalahan Bojonegoro 5 tahun mendatang terkait pendapatan Migas yang diprediksi semakin menurun. Makanya perlu ada langkah kongkrit bagi seorang pemimpin, salah satunya membangun Bojonegoro ke arah agro industri,” jelas pria yang tercatat menjadi Komite Kebijakan Industri Pertahanan di Kementerian Pertahanan RI ini.

Dikatakan Mas Teguh, soal fenomena Migas di Bojonegoro, hal ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bersama. Karena ke depannya, agar anak cucu dan para putra-putri di negeri ini juga masih bisa menikmati hasil Migas.

Ada beberapa point yang menjadi fokus Mas Teguh untuk membangun Bojonegoro ke depan. Yaitu sektor pendidikan dan kesehatan juga harus mendapat perhatian. Apalagi keduanya masuk dalam program prioritas Bakal Calon Bupati- Bakal Calon Wakil Bupati Bojonegoro, Teguh Haryono dan Farida Hidayati.

“Fokus kita kedepan menyiapkan Bojonegoro dalam masa transisi dari ketergantungan pada Migas. Mengembangkan Bojonegoro kearah agro industri, membangun infrastruktur digital di desa-desa, menguatkan pendidikan yaitu menciptakan anak yg berakhlak, dan kesehatan juga menjadi prioritas, dan tentu infrastruktur jalan tetap akan kita bangun lebih baik lagi,” tandas mantan Direktur PT Tripatra Engineers & Constructor yang menggarap proyek Migas di Blok Cepu, tersebut.

Dalam acara silaturahmi PDM Muhammadiyah Bojonegoro bersama Mas Teguh ini di hadiri seluruh pengurus dan badan otonom. Acara yang di gelar di aula kantor PDM Muhammadiyah berlangsung gayeng dan interaktif.

Ketua PDM Bojonegoro H. Suwito menyampaikan rasa senang dan bangga bisa ketemu dengan bakal calon bupati. Ia juga menyampaikan terimakasihnya atas kedatangan Mas Teguh di PDM untuk silaturahim dan dialog terkait visinya ke depan.

“Saya berharap jika Pak Teguh menjadi bupati bisa berlaku adil pada semuanya. Tidak membedakan antara yang satu dengan yang lainnya, karena Muhammadiyah tidak pernah meminta kepada Pemkab Bojonegoro,” pesan pensiunan Kepala Departemen Agama Kota Surabaya ini.

Dalam kesempatan tersebut Mas Teguh memberikan cendramata buku dan batik khas Bojonegoro (Batik Sambiloto). Hal ini adalah bentuk dukungan Mas Teguh kepada UMKM agar berkembang dan Sejahtera di tanah Bojonegoro ini. (Red)

Comment