Jembatan Darurat Ngantru Sudah Bisa Dilewati Dengan Maksimal Berat 5 Ton.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Setelah beberapa waktu harus memutar sejauh 2,17 Kilometer, pengendara dari Bojonegoro yang akan melakukan perjalanan menuju Kabupaten Ngawi maupun sebaliknya kini bisa melewati jembatan darurat yang baru saja selesai terpasang.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sudjarwo mengungkapkan bahwa pengguna Jembatan Ngantru untuk sementara bisa menggunakan jembatan darurat yang sudah di buka pada pukul 09.00 WIB pagi tadi.

“Sudah bisa dilewti dari pukul 09.00 WIB,” terangnya.

Jembatan darurat tersebut terpasang tepat di sebelah timur Jembatan Ngantru dan bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat dengan maksimal beban 5 ton. Sementsra untuk kendaraan muatan lainya dihimbau mencari jalur alternatif Nganjuk atau Blora.

“Lebar Jembatan darurat 3,5 m dan Panjang 30 m,” ujarnya.

Pengaturan arus lalu lintas di jembatan darurat atau bailey tersebut dilakukan sistem buka tutup dan di jaga oleh petugas Dinas Perhubungan dari Kabupaten Ngawi.

“Iya betul sistem buka tutup,” terangnya.

Sebelumnya, Jembatan Ngantru mengalami kerusakan akibat kecelakaan truk semen beberapa waktu lalu yang mengakibatkan jembatan mengalami Jembatan mengalami kerusakan atau penurunan hingga kurang lebih 1 meter.

“Untuk itu, selama proses perbaikan jembatan perjalanan akan sedikit terganggu dan bagi pengendara bisa melewati jembatan darurat yang sudah terpasang,” tutupnya. (Mil/Red)

Comment