BOJONEGORO, Wartaku.id – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Bojonegoro pada selasa, 16/02/2022 sore menyebabkan air menggenangi ruas jalan, pertokoan hingga perumahan warga selama kurang lebih 3 jam.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (DPU SDA) Kabupaten Bojonegoro, Erik Firdaus mengklaim bahwa saluran pembuangan air di Bojonegoro lancar dan sudah diperbaiki.
“Alhamdulillah sudah kita perbaiki dan lancar,” ungkapnya.
Setidaknya ada tiga saluran pembuangan air untuk Kota Bojonegoro, diantaranya adalah Pintu pembuangan Avor Ledok, Karang Pacar dan Banjarejo.
“Untuk semua Avor sudah kita perbaiki dan lancar,” jelasnya.
Pihaknya juga memastikan bahwa sungai Avor tidak mengalami pendangkalan atau sedimentasi, karena menurutnya normalisasi sungai sudah di lakukan.
“Tidaklah wong sudah kita normalisasi kok,” tegasnya.
Terkait banjir yang menggenangi kawasan Bojonegoro, Erik menyebut bahwa peristiwa tersebut disebabkan intensitas hujan yang sangat tinggi. Selain itu, Ia juga menyebutkan bahwa terkait drainase bisa ditanyakan kepada pihak Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK).
“Drainase silahkan ditanyakan ke cipta karya,” ujarnya.
Semwntara itu, saat dikonfirmasi terkait drainase yang terhitung baru diselesaikan oleh Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro di akhir tahun 2021 lalu, Adie Witjaksono menyebutkan bahwa tidak ada masalah dengan drainase dan sudah berfungsi sebagaimana semestinya.
“Drainase sudah bagus tapi tolong ditanyakan ke PU SDA bagaimana dengan Avor pembuangan air ke Bengawan Solo, karena pintu air sangat kecil dan Sungai Avornya dangkal, sendimennya tinggi,” ungkapnya.
Pihaknya juga menuturkan bahwa saluran pembuangan air sangat kecil, sehingga menyebabkan genangan air di beberapa wilayah Bojonegoro.
“Semua air di Pangsud dan sekitar larinya ke Ledok kulon tapi pintu air yang menuju ledok hanya 60 cm terlalu kecil akhirnya air antri,” jelasnya. (Mil/Red)


Comment