by

Upacara Perdana Dalam Rangka HARDIKNAS Di Lingkungan Lapas IIB Tuban Dimasa Pandemi, Ini Penjelasan Kalapas.

TUBAN, Wartaku.id – Seluruh pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tuban Kabupaten Tuban mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional (Hardiknas) 2022 di halaman Lapas Tuban yang ada di Jalan Veteran No.1, Kutorejo Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur 62311. Jum’at (13/5/2022)

Dalam amanat upacara tersebut Kalapas Tuban membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A., ” selama dua tahun terakhir banyak tantangan yang harus kita hadapi yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahkan tidak mungkin kita pernah membayangkan kita semua dapat mengatasinya. Ini adalah bukti bahwa kita lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba tidak hanya mampu melewati tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan. Dengan hantaman ombak yang begitu besar kita harus menaklukan kapal besar bernama merdeka belajar yang di tahun ketiga ini kita mampu mengarungi pulau pulau di seluruh Indonesia. Kurikulum merdeka yang berawal untuk membatu para guru dan murid di masa Pandemi terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. kini kurikulum merdeka sudah di terapkan dilebih dari 140 ribu di satuan pendidikan di seluruh indonesia. Itu berarti ratusan anak Indonesia belajar dengan cara lebih jauh menyenangkan dan memerdekan “.

Upacara yang dilakukan perdana secara luring di luar jaringan ini terlaksana secara khidmat dan penuh semangat oleh seluruh peserta upacara.

Dalam wawancara dengan team media, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tuban Siswarno menyampaikan, ” kita di perintahkan oleh pimpinan secara resmi yaitu di PPKM level 1 dan 2 diperbolehkan melaksanakan upacara secara luring”, katanya

” Ada hal yang bagus pada upacara, dari segi pakaian peserta, ada yang menggunakan pakaian adat, ada yang berpakaian korpri itu sesuai dengan intruksi surat edaran dari pimpinan kami sekretaris jendral bahwa untuk petugas kemudian pejabat struktural, pembina upacaranya menggunakan pakaian adat sedangkan peserta upacaranya menggunakan seragam korpri “, imbuhnya

Lebih lanjut Siswarno mengatakan, ” ini merupakan hal yang baru, pesan yang disampaikan kita harus tetap semangat di masa Pandemi ini dalam hal ini menggelorakan semangat pendidikan dan kita harus mampu memulihkan pendidikan dan kita harus menjadi pemimpin dalam pendidikan di dunia global”, katanya. (Hen/Red)

Comment

Artikel