by

Tak Hadiri Undangan Hearing DPRD, Disduckcapil Siap Dilaporkan ke Kemendagri.

BOJONEGORO, Wartaku.Id – Sebelumnya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Bojonegoro tak hadir dalam undangan hearing yang di jadwalkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro pada 04/06/2021 lalu, sehingga Banteng Merah Putih melaporkan kepala Disdukcapil kepada Menteri Dalam Negeri dan Dirjen Dukcapil.

Saat dikonfirmasi Wartaku.id, Moch. Chosim selaku kepala Disdukcapil mengungkapkan bahwa sudah menjelaskan alasan ketidak hadir dalam undangan tersebut melalui surat balasan yang diberikan kepada DPRD.

“Kemarin saya sudah menjelaskan alasan tidak hadir dalam surat, memang saya sedang menjalani pengobatan ke Surabaya dan setiap minggu kontrol, “ungkapnya.

Tidak hadir dalam hearing, pihaknya dilaporkan oleh banteng merah putih ke Menteri Dalam Negeri dan Dirjen Dukcapil. Meskipun begitu, Ia tidak mempermasalahkan laporan tersebut dan mengaku siap.

“DPRD itu kan lembaga terhormat perwakilan rakyat, kalau saya mewakilkan itu termasuk melecehkan. Sedangkan selama ini saya tidak pernah absen hadir dalam undangan DPRD, ” Ucap Moch. Chosim.

Sedangkan terkait hearing tersebut, Ia mengaku masih belum mengetahui permasalahan secara pasti disebabkan belum menghadiri undangan tersebut, dan dalam undangan DPRD hanya tertulis perihal laporan Banteng Merah Putih.

“Saya belum tau permasalahannya, dalam undangan hanya tertulis laporan banteng merah putih, “jelasnya.

Sementara terkait pemecahan Kartu Keluarga yang di dipermasalahkan tim banteng merah putih, Chosim tidak dapat berkomentar banyak. Sedangkan menurutnya terkait pemecahan KK sendiri sah-sah saja dan diperbolehkan sesuai dengan peraturan yang tertulis.

“Sesuai peraturan yang ditulis bahwa pemecahan KK diperbolehkan sesuai dengan prosedur, syarat dan ketentuan, ” tuturnya. (Mil/Red)

Comment

Artikel