by

Satu Alat PCR Di RSUD Sosodoro Belum Maksimal Layani Tes Swab.

BOJONEGORO, Wartaku.Id – PCR atau polymerase chain reaction adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi virus Covid-19. Disebut lebih akurat, tentu fasilitas kesehatan membutuhkan alat tersebut untuk mempercepat penanganan covid-19 yang saat ini meningkat. Namun di Bojonegoro sendiri saat ini hanya memiliki satu alat PCR yang terdapat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo.

Dr. Whenny Dyah Prajanti selaku Kasi pencegahan dan pengendalian penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, menyebutkan bahwa saat ini Bojonegoro memiliki satu alat PCR yang beroperasi.

“Sejak tahun lalu sudah ada alat PCR yang berfungsi di RS. Sosodoro, “ungkapnya.

Selain itu, di bulan agustus tahun ini akan ada penambahan satu alat lagi sehingga di Bojonegoro akan memiliki dua alat PCR yang di gunakan.

“Sejak Agustus ini ada 2 PCR, semua berfungsi,”imbuhnya.

Sementara itu, Dr. Whenny juga membantah adanya informasi terkait pembatasan tes PCR. Menurutnya pelaksanaan tes PCR sesuai SOP kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Pemeriksaan PCR bukan dibatasi tapi dilaksanakan sesuai SOP Kemenkes, “tuturnya.

Ketentuan pelaksanaannya yaitu untuk kasus bergejala atau kontak erat diharap swab antigen di puskesmas terlebih dahulu dan apabila hasilnya negatif maka akan dilanjutkan dengan tes PCR yang pengambilan sempelnya tetap dilakukan di puskesmas.

“Pengambilan sampelnya tetap di puskesmas nanti puskesmas yang akan mengirim ke labkesda untuk kita lanjut PCR, “jelasnya.

Sementara apabila hasil dari swab antigen dinyatakan positif, maka langsung ditatalaksana sebagai kasus positif. (Mil/Red)

Baca Juga :

Comment

Artikel