Bupati Anna Muawanah Resmikan Ruang Airborne Desease dan Laboratorium RSUD R. Sosodoro Djatikoesoemo.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Meningkatkan fasilitas pelayanan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo resmikan gedung Instalasi Gawat Darurat Airborne Desease dan Laboratorium PCR oleh Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah pada Senin, 08/02/2021.

Dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Direktur Utama RSUD dan jajaranya, dalam sambutanya Bupati Anna yang sekaligus meresmikan gedung, menyampaikan harapan besar terhadap perkembangan RSUD sebagai magnet pelayanan yang di integrasikan baik dari Rumah Sakit Umum (RSU) swasta maupun puskesmas-puskesmas lain.

Selain itu Peningkatan profesionalitas RSUD Sosodoro dan juga kesediaan sarana prasarana peralatan kemudian pelayanan yang ramah dan akses yang mudah.

“Management sudah bisa melihat mana yang mudah dari pendaftaran sampai di poli, poli lab, sampai di kasir, kalau bisa saling berdekatan atau paling tidak, mudah di jangkau,”jelasnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa RSUD memisahkan orang yang tersaspek Covid-19, sehinga dapat memberikan pelayanan yang tercepat dan baik, termasuk akses pun juga dipisahkan dari pasien yang sakit biasa dan normal, kemudian alat PCR yang sekarang mencapai 70, sedangkan untuk tempat tidur yang saat ini mencapai 105.

“warga tidak ragu lagi untuk isolasi karena RSUD sudah menyiapkan dan dapat mempercepat diskonekting dengan keluarga maupun kingkungan untuk isolasi, “jelasnya

Sementara itu, Direktur RSUD, dr. Ahmad Hermowo Wahyutomo menjelaskan bahwa untuk proses PCR membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 jam dengan kapasitas bad yang dulunya 4 orang saat ini mencapai 15 orang.

Baca Juga : https://wartaku.id/pemerintahan/bupati-anna-dampingi-3-menteri-resmikan-jembatan-terusan-bojonegoro-blora/

“proses PCR 4 hingga 5 jam dengan kapasitas 15 orang,”jelasnya. (Mil/Red)

Comment