by

Sempat Gelar Audiensi, HMI Bojonegoro Keluarkan Mosi Tidak Percaya DPRD Saat Lakukan Aksi.

-Hukum-179 views

BOJONEGORO, Wartaku.id – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) keluarkan mosi tidak percaya kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro saat gelar aksi pada Kamis, (14/04/2022).

Hal tersebut disebabkan karena HMI merasa komitmen DPRD untuk menyampaikan tuntutan kepada DPR RI saat audiensi yang sempat dilakukan sebelumnya pada 11 April 2022 lalu tidak dipenuhi, sehingga mereka menuntut DPRD untuk menepati janji dan keluarkan mosi tidak percaya.

“Kami tau DPRD tidak punya kapasitas terkait kenaikan harga, ke dua kami ingin dihubungkan melalui telekonferensi dengan wakil rakyat atau DPR RI untuk menyampaikan secara langsung, saya yakin DPRD punya kapasitas di situ,” Ungkap Fajar Yulianto Kabid PTKP HMI Bojonegoro.

Namun, Ia mengaku selama 2 x 24 jam DPRD Bojonegoro tidak memberikan bukti yang di minta yaitu berupa telah menyampaikan surat pres rilis tuntutan dari mahasiswa kepada DPR RI tersebut.

“Kemarin kita audiensi adalah langkah awal bagaimana kita berdialog, namun terkendala pimpinan DPRD yang tugas di luar kota, dengan kesepakatan yang diwakilkan untuk konferensi pers dengan DPR RI,” terangnya.

Lanjutnya, namun hingga hari inu tidak ada surat pemberitahuan sehingga kami melakukan aksi. Fajar mengaku curiga dengan DPRD tidak menyampaikan hal tersebut kepada DPR RI, sehingga mengaku tidak percaya dengan wakil rakyat.

Sementara itu, Ketua DPRD Bojonegoro, Abdullah Umar yang menemui mahasiswa di ruang rapat paripurna, mengaku telah mengirim surat tuntutan yang diberikan HMI Bojonegoro untuk dilanjutkan ke DPR RI.

“Kita sudah tandatangani surat tertulis dan sudah kita kirim ke DPR RI, setelah rekan-rekan melakukan audiensi kemarin. Surat tersebut sudah ditanda tangani oleh 4 pimpinan DPR Bojonegoro, dan sudah di kirim ke DPR RI,” ungkapnya.

Namun terkait permintaan video telekonferensi langsung dengan DPR RI, Mitroatin yang turut menemui mahasiswa mengaku telah meneruskan permintaan mahasiswa kepada M. Sarmuji yang merupakan anggota DPR RI.

“Beliau sangat mendukung dan siap mem follow up, akan tetapi pada saat ini belum bisa melakukan video teleconference dikarenakan ada di pesawat dlam perjalanan,” jelas Mitroatin.

Meskipun begitu, namun HMI Bojonegoro mengaku terlanjut kecewa dan tetap mengeluarkan mosi tidak percaya kepada DPRD Bojonegoro. (Mil/Red)

Comment