Bulan Ramadhan, 370 Pasangan Ajukan Cerai di Pengadilan Agama Bojonegoro.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Di bulan ramadan tahun ini, banyak pasangan suami istri tidak dapat menahan nafsu pada dirinya. Hal tersebut terbukti dari masih tingginya kasus perceraian yang ada di Kabupaten Bojonegoro selama bulan ramadan 1443 H.

Solikin Jamik, selaku Ketua Panitera Pengadilan Agama Kabupaten Bojonegoro menuturkan meski dalam hadist menyebutkan “Apabila bulan Ramadan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu ditutup dan setan-setan dibelenggu” namun ternyata tak sedikit manusia yang tidak mampu menahan hawa nafsu yang ada pada dirinya. Terbukti dengan banyaknya angka perceraian di Kabupaten Bojonegoro.

““Ternyata di bulan Ramadhan yang seharusnya penuh berkah, bulan yang diistimewakan, Untuk membangun hubungan kepada Allah serta manusia, dan Allah telah menjanjikan pahala yang melimpah apabila manusia mampu menjalankannya. Namun nyatanya banyak pasangan yang justru ingin bercerai,” ungkapnya.

Terbukti sebanyak 370 pasangan mengajukan perceraian, 260 diantaranya merupakan cerai gugat (yang dilayangkan oleh pihak istri), sementara 110 lainya merupakan cerai talak.

“Rata-rata merupakan pasangan dengam usia pernikahan sekitar 6-7 tahun dan masih berumur dibawah 30 tahun,” jelasnya.

Sementara penyebab utama terjadinya perceraian masih sama yaitu faktor ekonomi, sedangkan penyebab ke dua merupakan faktor perselingkuhan online atau melalui media sosial.

“Masih banyak yang kena bujuk rayu oleh pemberi harapan palsu, diwaktu bersamaan ekonomi keluarga juga sedang kurang baik, sehingga terjadilah perceraian,” imbuhnya.

Meskipun begitu, Sholikin menuturkan bahwa hanya ada 6 pasangan yang dapat di mediasi dan menarik pengajuan perceraian.

“Hanya 6 pasangan yang berhaail di mediasi dan mau mencabut perkaranya dan berdamai kembali pada keluarga dan bertekat bersama-sama memperbaiki dan memahami kesalahan dan memahami bahwa perbedaan pendapat adalah perkara yang biasa. Yang jadi masalah itu bagaimana cara menghadapi perbedaan pendapat, kmitmen setelah dia berhasil di mediasi,” ttutupnya. (Mil/Red)

Comment