BOJONEGORO, Wartaku.id – Hingga saat ini bayi yang di duga dibuang orangtuanya di bawah pohon kelor desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro statusnya masih belum jelas. Pihak kepolisian belum menemukan titik terang orang tua yang tega membuang darah dagingnya tersebut.
Sementara itu, menurut AKP Jadmiko selaku Kapolsek Dander yang dibenarkan oleh Dra Endah Tri R selaku Koordinator Penyuluh KB kecamatan Dander juga ketua Forum Perlindungan Perempuan dan Anak (FP2A) Bojonegoro mengungkapkan bahwa bayi tersebut sudah diserahkan kepada pihak Dinas Sosial Jawa Timur.
“Dijemput sama Dinsos Jatim menggunakan mobil, bayi dibawa ke Unit Pelaksana Teknis Pelayanan dan Perlindungan Sosial Asuhan Balita (UPT PPSAB) Dinsos Provinsi Jawa Timur,” Tuturnya.
Tenaga kesehatan Puskesmas Dander juga memberikan bayi cantik itu nama Hilya Qonita. Namun, nama tersebut bersifat sementara untuk mempermudah administrasi seperti buku Kartu Menuju Sehat (KMS) dan imunisasi.
“Namanya ini untuk sementara, nanti orang tua yang adopsi yang berhak kasih nama, ” Terangnya.
Sedangkan, Kasat Reskrim Polres Bojonegoro melalui Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak, Ipda Dasmono mengaku, hingga kini pelaku dari pembuangan bayi tersebut belum menemui titik terang. Pasalnya, di tempat kejadian perkara (TKP) minim saksi dan barang bukti.
“Kami terus melakukan penggalian informasi dari berbagai pihak. Petugas kami di lapangan juga terus melacak pelaku pembuang bayi tersebut,” ungkap Ipda Dasmono, Senin (3/10/2022).
Bahkan, kepolisian telah memeriksa terhadap empat orang, yakni Hartono (50), Surati (45), Rona Ela Hartatik (20) selaku saksi dan Sugeng (50) selaku Kepala Desa setempat dan sebagai pelapor kejadian itu.
“Kami juga telah melakukan koordinasi dengan bidan di seluruh Kecamatan Dander dan sekitarnya, diantaranya Kecamatan Temayang dan Bubulan, namun belum menemukan bukti,” jelasnya. (Mil/Red)



Comment