TUBAN, Wartaku.id – Tak semua orang terlahir dalam kondisi yang sempurna. Biasanya, seseorang yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental sering disebut dengan istilah penyandang disabilitas.
Namun, memiliki keterbatasan bukan berarti tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari. Salah satunya adalah Kafe inclusi yang di kelola oleh penyandang disabilitas, wujud bahwa mereka dapat beraktivitas dan bekerja sebagai bentuk inklusifitasnya.
Kepala Diskoperindag Tuban Agus Wijaya mengatakan, ” Latar belakang pendirian cefe inklusi adalah komitmen dari Mas Bupati untuk memberikan perhatian khusus bagi disabilitas dalam rangka memfasilitasi mereka menjadi berdaya dan mandiri”, katanya
” Manajemen pengelolaannya mandiri yang didampingi sampai mereka bisa mandiri. Arrtinya masih terdapat intervensi dari dinas kopumdag, nunggu launching nanti kita pancing bumn, Instansi untuk merespon adanya cafe Inclusi ini”, lanjutnya
Agus Wijaya juga menambahkan, ” Kenapa harus berada di pasar sore karena untuk memanfaatkan optimalisasi aset daerah dan mendorong cafe ini bisa menangkap pasar diantaranya Peziarah sunan bonang pada siang hari, selain itu juga pengunjung wisata pantai Bom dan para pengunjung pasar sore itu sendiri”.
Niatnya yang inspiratif itu memberikan dampak positif. Tak sedikit masyarakat yang takjub dan penasaran untuk mendatangi kafe yang dimaksud.
Kafe Inclusi itu sendiri berada di stand pasar sore Tuban tepatnya di jalan Yos Sudarso dengan berbagai menu yang di sediakan diantaranya coffee base, latte base, soda base dan Snack.
Cafe inclusi ini sebagai wujud kongkrit perhatian pemerintah daerah agar teman teman disabilitas berdaya dan nantinya mampu mandiri, selain menu menu tadi cafe ini juga menjual berbagai produk UMKM, dan pijat reflesi
“Pendampingan harus terus dilakukan oleh dinas terkait sampai benar benar berkembang dan mampu memberikan kontribusi bagi kemandirian mereka”, papar Tri Astuti Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Tuban dalam kunjungannya ke kafe Inclusi
Lebih lanjut Srikandi Gerindra itu mengatakan, “pemerintah daerah juga harus menyediakan fasilitas publik ramah disabilitas, pendidikan inklusi yang memadai disemua jenjang pendidikan sampai SLTP sesuai kewenangan pemerintah daerah , layanan kesehatan dan jaminan kesehatan gratis, pelayanan publik tanpa diskriminasi”, kata mantan Ketua DPC Gerindra Tuban
Kafe Inclusi adalah merupakan kedai kafe satu satunya yang ada di Tuban yang pengelolaanya dan penyajianya di kerjakan oleh para disabilitas. (Hen)


Comment