PTM Siap Dilaksanakan, Ekonomi Pedagang Keperluan Sekolah Turut Membaik.

BOJONEGORO, Wartaku.Id – Setelah hampir satu tahun lebih pembelajaran dilakukan secara daring, kini pembelajaran tatap muka (PTM) mulai dilakukan di beberapa wilayah penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Kabar tersebut disambut baik oleh murid, orang tua, guru hingga pedagang perlengkapan sekolah. Pedagang mengaku omsetnya naik hingga berkali-kali lipat. Terlihat di beberapa kios penjualan seragam di pasar Kota Bojonegoro ramai dipenuhi orang tua yang antusias menyambut PTM.

“Sudah mulai satu minggu lalu penjualan meningkat pesat, setiap hari ramai pembeli berdatangan. Kalau di toko saya sendiri alami peningkatan yang cukup banyak, bahkan menurut saya peningkatannya hingga 100% dibanding penjualan sebelumnya,” ungkap Fatonah.

Menurutnya orang tua murid sangat antusias menyambut PTM, bahkan setiap hari lebih dari 200 pembeli mengantre di kios miliknya. Meskipun permintaan meningkat, namun dirinya menuturkan tidak ada kenaikan harga.

“Penjualan sangat cepat habis, sampai terkadang stok barangnya habis dan pembeli harus memesan terlebih dahulu agar bisa mendapatkan sesuai dengan keinginan pembeli,”tuturnya.

Fatonah tidak menyangka penjualannya akan meningkat sangat tinggi, sehingga Ia tidak mempersiapkan stok sebelumnya. Namun begitu, pihaknya sangat bersyukur dengan dimulainya PTM dapat memperbaiki ekonominya yang sempat terhenti totol setahun terakhir.

“Pengumuman sekolah daring ini juga dadakan, dan saya sendiri kurang tau informasi jadi tidak melakukan persiapan dan menambah stok. Hanya ada stok sebelumnya, jadi banyak seragam habis stoknya setelah diborong,” imbuhnya.

Salah satu pembeli yang juga orang tua siswa mengungkapkan sangat antusias dengan PTM ini, Ia mengaku rela mengantre untuk membeli perlengkapan sekolah seperti seragam karena seragam milik anaknya sudah kesempitan.

“Karena sudah lama tidak pakai seragam selama daring, jadi seragamnya kekecilan, ini cari baru. Saya sangat senang dengan mulainya pembelajaran tatap muka kali ini, setidaknya membuat anak saya lebih giat belajar disekolah dan bertemu dengan gurunya. Sudah bosan juga daring di rumah,” pungkasnya. (Mil/Red)

Baca Juga :

Comment