BOJONEGORO, Wartaku.Id – Lantik 30 pengurus, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bojonegoro dihadiri oleh Bupati serta perwakilan PPDI Jawa Timur. jum’at, 26/11/2021.
PPDI kabupaten Bojonegoro sendiri sudah berdiri sejak 2017 lalu, sempat fakum dan akhirnya kembali bangkit dengan pelantikan pengurus hari ini. Sementara, PPDI sendiri menjadi organisasi yang membantu masyarakat dalam banyak hal terutama bagi penyandang disabiliatas.
Dilantik langsung oleh Perwakilan pengurus PPDI Jawa Timur, Ali Muslimin juga menceritakan bahwa beberapa waktu lalu pihaknya mengirim pasien ke RSAL untuk operasi mata bagi penyandang disabilitas akibat kecelakaan kerja dan ke klinik Tritia berkaitan dengan acara baksos oprasi katarak.
“Ini bukan pamer tapi sebagai penambah semangat untuk teman-teman semua, kita bisa melakukan apa yang mereka kerjakan,” ungkapnya.
Selain itu, juga berharap kedepan bisa terus berkolaborasi dalam berbagai bidang terutama membantu masyarakat yang sedang membutuhakan.
“Alhamdulillah kita abnyak fasilitas yang disediakan oleh pemerintah, terkadang kita sendiri yang belum begitu paham. Hntuk itu, mari kita senantiasa bergandeng tangan dengan berbagai pihak dengan dinas terkait maupun lembaga lain,” harapnya.
Sejalan dengan itu, Kepala Dinas sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro, Arwan juga berpendapat sama dengan menyebutkan PPDI tidak identik dengan Dinsos. Menjadi milik smua pihak, sehingga perlu adanya komunikasi atau dukungan dari seluruh elemen yang ada di Bojonegoro, termasuk dari sektor pendidikan, ketenagakerjaan, pelatihan maupun dari dunia kesehatan.
“Kalau ini memang harus bangkit kolaborasi dengan semua elemen yabg ada,” tuturnya.
Dengan dilantik rumah besar bagi penyandang disabilitas di Bojonegoro, Arwan berharap perlindungan perhimpunan disabilitas yang baik, dan akan lebih berdaya serta bisa mengakomodir lagi terutama kepentingan bagi penyandang disabilitas.
“Bagaimanapun pemerintah juga berupaya untuk bagaimana hak-hak disabilitas agar terpenuhi tentu dengan segala spesifikasinya kemudian diharapkan kepada disabilitas ini punya rasa kesejajaran dengan yang lain,” jelasnya
Sementara, Rony Setianto, selaku sekretaris 1 Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) kabupaten Bojonegoro, menjelaskan kedepanya bisa semakin solid dalam mewujudkan disabilitas produktif melalui program-program disabilitas produktifnya.
“Teman-teman PPDI diharapkan bisa mandiri, bisa bantu teman disabilitas dan masyarakat umum karena kita banyak program yang perlu digali dan ditingkatkan hingga menyeluruh di semua wilayah Bojonegoro,” jelas Rony Setianto yang juga merupakan Dosen Farmasi Stikes Rajekwesi, Kabupaten Bojonegoro. (Mil/Red)



Comment