BOJONEGORO, Wartaku.Id – Berkendara dimusim hujan sangat beresiko, terlebih BMKG (Badan Meteorologi klimatologi dan geofisika) telah mengumumkan bahaya akan fenomena La Lina diawal peralihan musim yang menyebabkan angin kencang hinga petir.
Sementar itu, untuk antisipasi bahaya berkendara di musim penghujan, Kanit Kamsel (keamanan dan keselamatan) Satlantas Polres Bojonegoro, IPTU M. Thohir menghimbau masyarakat agar berhati-hari serta memberikan tips berkendara sepeda motor saat musim hujan.
“Nyalakan lampu depan meski siang hari sekalipun. Jika nyala pengendara lainnya dari arha berlawanan bisa lihat, dan juga fungsi lampu sein saat akan ber belok,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga menyampaikan untuk menggunakan kaca spion standart, merubah body motor, seperti mengganti ban dengan ukuran yang lebih kecil dari umumnya yang akan membahayakan pengendara katena bentuk ban yang kecil dengan kondisi jalan yang licin maka berpotensi menyebabkan motor bisa tergelincir.
“Jangan menggunakan kenalpot brong karena berbahaya bisa mengagetkan pengendara lain dan mengganggu masyarakat. Intinya tetap patuhi peraturan berkendara,” tuturnya.
Thohir juga menghimbau bagi masyarakat untuk berteduh apabila hujan lebat terlebih disertai angin kencang yang akhir-akhir ini terjadi. Pihaknya menuturkan bagi pengendara untuk lebih baik meneduh di tempat yang aman dan menunggu hujan reda sebelum melanjutkan perjalanan.
“Jangan berteduh dibawah pohon, perhatikan kondisi jalan, sebisa mungkin hindari genangan air karena hujan lebat dapat memungkinkan genangan dibeberapa titik juga dapat menutup saluran got hingga trotoar,” jelasnya.
Terakhir hindari tempat-tempat dan daerah yang rawan bencana, seperti tanah longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang.
“Yang sering banjir bandang itu daerah Dander, Kunci, Sumberarum, Temayang, dan jalanan sedikit bergelombang di Bojonegoro bagian timur serta rawan macet di Kapas,”tutupnya. (Mil/Red)


Comment