BOJONEGORO, Wartaku.Id – Sebagai persyaratan wajib yang harus dibawa saat ujian Standar Kompetensi Dasar (SKD) besok, peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai mempersiapkan persyaratan termasuk melakukan test sweb antigen pada hari hari ini. Selasa, (12/10/2021).
Sementara itu, menurut Nenik Mardiastutik selaku Kepala UPT Labkesda Dinkes Bojonegoro, menjelaskan bahwa di Bojonegoro sendiri sudah tersedia 38 fasilitas kesehatan yang akan melayani swab tes antigen bagi calon peserta CPNS yang akan mengikuti tes SKD yang akan dilaksanakan selama sepuluh hari kedepan.
“36 faskes yang ada di Bojonegoro termasuk di labkesda ini siap melayani, “ungkapnya.
Sementara itu sweb test antigen di laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) kabupaten Bojonegoro sendiri berjalan dengan lancar dan aman, tidak ditemukan kedala apapun. Selain itu juga berjalan lebih tertib dan rapi dibandingkan dengan dulu ketika sweb tes antigent bagi peserta tes SKD Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Kalau dulu hampir 500 orang yang melakukan test sweb antigent disini,” jelasnya.
Pihaknya mulai membuka pelayanan dari pukul 07.30 WIB dan sudah melakukan swek kepada sebanyak 97 orang dengan hasil keseluruhan negatif Covid-19. Menurutnya dibantu dengan faskes yang lain tersebut agar lebih mempermudah masyarakat untuk memilih tempat test sweeb antigen di daerah terdekatnya masing-masing.
“Tujuanya agar mempermudah masyarakat, mereka berjuang dan kita juga tutur berjuang memudahkan mereka, sehingga yang jauh tidak harus datang ke sini bisa melakukan di puskesmas terdekat, “tuturnya.
Selain itu, mengambil pengalaman sebelumnya saat peserta PPPK beramai-ramai melakukan tes sweb antigen dengan bersamaan, Nenik berkoordinasi penuh dengan Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) untuk mensosialisasikan kepada peserta serta mengatur jadwal sehingga lebih teratur.
“Kita berkoordinasi dengan BKPP karena mereka punya data peserta sehingga bisa mengatur by name by address, sehingga disini pun yang datang lima orang lima orang bergantian jadi lebih kondusif, “jelasnya.
Sementara itu, pihaknya sudah mempersiapkan tenaga kesehatan termasuk untuk nanti di tanggal merah dimana fasilitas kesehatan seperti puskesmas tutup, akan tetapi Labkesda tetap melayani masyarakat.
“Kita sepuluh hari kedepan full meskipun nanti di tanggal 17 dan 18 tanggal merah, ini sebisa mungkin kita juga berkoordinasi dengan pihak terkait agar tidak terjadi kerumunan karena pada tanggal merah puskesmas tutup dan hanya di labkesda yang melayani test sweb, sehingga kemungkinan masyarakat kesini semua, “tutupnya. (Mil/Red)



Comment