BOJONEGORO, Wartaku.Id – Perbaikan jembatan Glendeng desa Simo, Kecamatan Soko yang sempat rusak disebabkan amblesnya penyangga jembatan akhir tahun 2020 lalu mulai dikerjakan, sementara arus lalu lintas dari kabupaten Bojonegoro menuju kabupaten Tuban maupun sebaliknya di alihkan melawati jalur alternatif.
Menurut Kapolsek Soko IPTU Khoirul Ahmad, mengungkapkan bahwa pengerjaan jembatan sudah mulai memasang pipa pemancang, sehingga jembatan yang sebelumnya masih ada kendaraan roda dua yang melintas akhirnya ditutup total pukul 09.00 WIB.
“Pagi-pagi tadi masih ada satu dua sepeda motor yang lewat, tapi akhirnya sudah ditutup total beberapa saat kemudian, “ungkapnya.
Menurutnya, penutupan merupakan bentuk antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan karena diketahui bahwa banyak alat berat serta kegiatan pembangunan yang berisiko. Sedangkan masyarakat diharap untuk bersabar karena harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk beberapa saat sampai pembangunan selesai.
Jalur alternatif yang bisa dilewati dari Soko menuju Bojonegoro maupun sebaliknya ada dua. Pertama untuk roda dua bisa melewati perempatan desa Simo kearah barat menuju desa Menilo, Banjaranyar kemudian jembatan Kaliketek. Sedangkan untuk kendaraan kelas 3, bisa melewati simpang tiga Soko-Ponco kemudian jembatan Kaliketek.
“Kendaraan kelas 3 memang bisa lewat Menilo tetapi jalan sempit, sehingga susah kalau papasan, “terangnya.
Untuk menghindari macet di jalur alternatif tersebut, pihaknya mengaku akan berusaha memasang portal sementara.
“Kita tetap usahakan untuk memberi kenyamanan pengendara yang lewat, meskipun dari pengalaman sebelumnya portal sementara tersebut di geser oleh pemilik kendaraan truk di sekitar sana, “jelasnya.
Sementara itu, pihaknya juga mengungkapkan tidak berani memberi izin kepada masyarakat untuk membuka tambang perahu sebagai alternatif lain. Sedangkan, direncanakan hingga akhir Desember, diperkirakan jembatan akan berfungsi kembali tahun depan.
“Ringnya hingga Desember, kemungkinan tahun depan sudah bisa dilewati. Semoga lancar dan bisa dikerjakan siang malam agar cepat selesai. Sebentar lagi akan masuk musim hujan, karena itu volume bengawan solo rawan naik,”terangnya. (Mil/Red)
Baca Juga :



Comment