Bojonegoro, wartaku.id – Rabgkaian Hari jadi Bojonegoro (HJB) ke 349 tahun.Penkab Bojonegoro felar Festival ledre di Kecamatan Purwosari, Acara ini menjadi bukti bahwa ledre menjadi makanan khas Bojonegoro.
Rangkaian festival Iedre ini sudah dilaksanakan mulai tanggal 5 sampai tanghal 8 Oktober 2025, festival ini di ikuti oleh
wirausaha baru yang sebanyak 22 wirausaha yang dilaksanakan oleh Dinas perindustrian dan tenaga kerja.
Ike Widyaningrum Diriny menyampaikan bahwa kegiatan Festival Ledre menjadi momentum penting untuk mengenalkan ledre, makanan khas Bojonegoro, kepada generasi muda. Sekaligus mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi konsumen, tetapi mampu melihat potensi ledre sebagai peluang usaha.
“Adapun maksud tujuan dilaksanakannya festival ini adalah tentunya tidak hanya seremoni tapi ini menjadi bagian tonggak awal dari berkembangnya industri UMKM yang ada di Bojonegoro khususnya yang ada di kecamatan Purwosari karena kita tahu mayoritas pengrajin ledre adalah warga kecamatan Purwosari dan memang tidak hanya menjadi mata pencaharian mereka, tapi betul-betul menjadi bagian dari keunikan dan juga bagian dari beberapa keunggulanproduk Asli Bojonegoro, Ledre bisa menjadi salah satu identitas daerah dari Kabupaten Bojonegoro.”Ucapnya.
Wakil Bupati Bojonegoro yang secara rezmi melauncibg acara festival ledre tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan festival hari ini adalah seirama dengan keinginan Bapak Bupati Bojonegoro, bahwa pertumbuhan ekonomi ini harus selalu meningkat,karena Bupati begitu dilantik ada titik dasar kondisi data yang menjadi PR dan yang harus menjadi kebijakan di tahun 2026.
Wakil Bupati berharap setiap kecamatan punya potensi yang bisa dibuat festival untuk mengerakan UMKM semacam ini.Dan Wabup sangat mebgapresiasi inovasi dari para perajin, bahkan ada variasi kopi ledre.
“Bojonegoro punya 28 kecamatan sehingga satu bulan ini ada dua kecamatan yang melaksanakan agenda ini sedangkan nanti yang lain,’ pintanya.
“Hari ini kita sudah ada peningkatan kemasannya nampaknya juga bagus dan ada lagi kopi, kopinya tadi kopi ledre,ketika ada tamu-tamu di Pemkab nanti dibuat syukuran khasnya Bojonegoro, saat kita suguhkan minuman kopi ledre kita ekspresikan kebanggaa tersendiri pada tamu tamu yang hadir di Bojonegoro.” harapnya.
Wakil bupati juga menyampaikan pesan agar pengusahan atau pemilik kopi ledre bisa Jemput bola, untuk diproses perizinan.
Selanjutnya Festival ledre Resmi launcing
oleh Wakil Bupati Bojonegoro. Hj.Nurul Azizah, dan Wabub juga berkesempatan memvuat ledre secra langsung(Red).


Comment