BOJONEGORO, Wartaku.id – Raden Adipati Aryo Koesoemo Adinegoro atau di kenal Kanjeng Soemantri merupakan salah satu tokoh penyebar agama islam di Bumi Angling Darmo yang juga menjabat sebagai Bupati ke-21, tepatnya di periode tahun 1916 hingga 1936.
Pesarean Kanjeng Soemantri terletak di Jalan Basuki Rahmad, Gang Kyai Mojo, Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro Kota. Bersebelahan dengan makam kedua orang tuanya, Raden Adipati Aryo Rekso Koesomo, Bupati Bojonegoro ke-20 pada priode kepemimpinan tahun 1890 hingga 1916.
Kini pesarean Kanjeng Soemantri menjadi komplek wisata Religi, setelah diresmikan pada 9 februari 2021. Pesarean Kanjeng Soemantri menjadi salah satu tujuan bagi sebagian masyarakat yang hendak mencalonkan diri menjadi pejabat, atau menginginkan naik pangkat.
“Biasanya kalau mau ada pilihan atau apa itu, dan kalau menginginkan naik pangkat mereka biasanya berziarah kesini, ” Ungkap Masti’ah selaku juru kunci Malam Kanjeng Soemantri.
Namun menurutnya pe ziarah yang datang didominasi oleh kerabat maupun keturunan dari Adipati Mangun Rekso Kusumo, selain itu juga para santri dari beberapa pondok pesantren yang menjadi tempat penyebaran islam pada zamanya, diketahui Kanjeng Soemantri juga termasuk tokoh penyebar agama islam bersama Kiyai Hasyim.
“Ada satu larangan berziarah di sini, yaitu dilarang membawa bunga kantil, ” Ujar Masti’ah.
Meskipun begitu, Ia tidak pernah mengetahui alasannlarangan tersebut. Masti’ah hanya menjalankan amanat dari keluarga, tidak hanya itu menurutnya saat menyekar dilarang menghancurkan bunga mawar, sehingga dianjurkan untuk membiarkan bunga tersebut utuh dengan kelopaknya.
“Tapi kalau dari sananya sudah gugur, ya tidak apa-apa,” Jelasnya.
Kanjeng Soemantri dan ayahnya memiliki pengaruh terutama dalam sejarah sumur minyak di Kawengan. Sumur Kawengan tersebut sebelumnya di dirikan oleh Raden Adipati Rekso Koesomo (Ayah Kanjeng Soemantri), selanjutnya Kanjeng Soemantri memegang dan menjadi tokoh yang berpengaruh dalam Sumur Kawengan, hingga berdirinya beberapa sumur minyak di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro.
“Beliau ini pemrakarsa pertama pembangunan Masjid Agung Darussalam Bojonegoro. Pada saat itu, Kanjeng Soemantri memplopori renovasi pembangunan masjid pada 1925,” Terangnya. (Mil/Red)



Comment