BOJONEGORO, Wartaku.id – Agenda kongres tahunan Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kabupaten Bojonegoro rencanakan program kerja unggulan tahun 2022 dengen pembinaan sebagai upaya melahirman pemain lokal.
Kegiatan yang berlangsung di Adelia Caffe and Resto tepatnya Jln. Gajah Mada pada Selasa, 01/02/2022 tersebut dihadiri oleh Komite Sepak Bola PSSI Jawa Timur, H. Anas Sulaiman dan perwakilan dari 41 klub.
Ketua Askab PSSI Bojonegoro, Akhyar mengungkapkan program unggulan yang direncanakan di tahun 2022 ini adalah pembinaan pemain sebagai upaya untuk melahirkan bibit-bibit pemain lokal yang bisa berkiprah di tingkat Jawa Timur maupun tingkat Nasional.
“Pembinaan dalam arti melahirkan pemain-pemain yang bisa dipakai pada klub yang nanti mereka berminat,” ungkapnya.
Beberapa program diantaranya dengan mengikuti berbagai kompetisi diantaranya kompetisi internal U-10, U-13, U-15, U-17 dan Kompetisi kelas Utama, kelas satu serta kelas dua, juga kompetisi internal sepak bola wanita. Selain itu, piala Soeratin U-17 (BFC), Liga 3 Jawa Timur, kompetisi internal futsal kelas utama dan kelas satu serta Liga Nusantara Futsal (antar AFK).
Tak hanya turnamen, peningkatan lisensi PP dan wasit, coaching pelatih klub lokal dan SSB hingga Kursus pelatih lisensi D Nasional juga direncanakan, hingga berbagai event seperti Pra Porprov Sepakbola, Pra Porprov Futsal, Peningkatan lisensi pelatih (C.B dan A Nasional).
Menurutnya di tahun 2021 kemarin beberapa kegiatan di cancle akibat kondisi yang tidak memungkinkan, sehingga di tahun ini pihaknya berharap kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
“Tentu kami berharap di tahun 2022 kegiatan bisa lancar dan sesuai dengan rencana dan bisa mendapat bibit-bibit pemain lokal,” tutupnya.
Sementara itu komite Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur sebut anggaran untuk Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Bojonegoro harusnya bisa lebih dari yang didapatkan saat ini.
Pendapat itu disampaikan saat, Komite Sepak Bola PSSI Jawa Timur, H. Anas Sulaiman menghadiri kongres tahunan Askab PSSI Kabupaten Bojonegoro.
“Seharusnya kalau melihat PAD Bojonegoro yang begitu besar, PSSI bisa mendapatkan lebih dari itu,” ungkapnya.
Menurutnya hal tersebut tergantung pada sinergi antara Koni dengan pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Sehingga dengan sinergi yang bagus, Koni bisa mendapat anggaran yang bagus. (Mil/Red)



Comment