BOJONEGORO, Wartaku.Id – Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro berikan santunan, vaksinasi serta mengangkat 55 anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19. Acara tersebut merupakan rangkaian untuk peringati hari lalu lintas yang ke 66. Jum’at, (17/09/2021)
Kegiatan diselenggarakan oleh Direktorat lalu lintas (Ditlantas) polda Jawa Timur yang dihadiri Stockholder Provimsi Jawa Timur dan diikuti secara serentak oleh seluruh Satlantas Polres kabupaten/kota se Jawa Timur melalui zoom meeting.
Dihadiri secara virtual oleh Wakil Polda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, mengungkapkan acara ini diselenggarakan untuk pemulihan psikologi sosial bagi anak yang orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19.
“Kegiatan ini juga bertujuan menyambut hari ulang tahun lalu lintas yang ke-66. Ada lebih dari tujuh ribu anak yatim yang membutuhkan uluran tangan, semoga dengan adanya program ini mampu mengurangi beban anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya tersebut,”ungkapnya
Pihak kepolisian memberikan santunan dan perhatian terhadap kehidupan, dan pendidikan yang layak bagi mereka dengan harapan dapat bermanfaat agar adek-adek bisa kembali ceria dan dapat meraih cita-cita untuk generasi emas bangsa Indonesia.
Sementara itu, di Bojonegoro kegiatan di laksanakan di sebelah utara masjid Al-Ikhlas Polres Bojonegoro dengan dihadiri oleh 59 orang anak yatim/piatu maupun yatim piatu dari bebrapa yayasan yang ada di Bojonegoro. Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH, mengungkapkan bahwa anak yatim piatu ini merupakan anak yang orang tua nya meninggal akibat Covid-19.
“Mengikuti Bojonegoro Astuti (Agunging sikap tulung tinulung) kita peduli terhadap anak-anak yatim piatu, “ungkapnya.
Pihaknya juga berharap anak-anak tersebut bisa melanjutkan sekolah dan meraih cita-cita. Selain itu, pihaknya juga memberikan vaksinasi kepada anak-anak yang sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin.
“Dari semua, yang memenuhi usia untuk bisa di vaksin sebanyak 12 anak,”jelasnya.
Sementara itu, IPTU M. Thohir selaku Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa (Digyasa) Satlantas Bojonegoro menjelaskan bahwa selanjutnya setiap anggota satuan lalu lintas akan mengasuh satu anak yatim/piatu maupun yatim piatu.
“98 anggota akan menjadi orang tua asuh, masing-masing mengasuh satu anak, “pungkasnya.
Salah satu anak mengaku bahwa dirinya senang mendapatkan bantuan serta memiliki orang tua sasuh dari pihak Satlantas Bojonegoro.
“Semoga kedepannya Satlantas Bojonegoro lebih jaya dan semakin meningkat program kemasyarakatan seperti ini. Saya merasa sangat senang sekaligus terharu di hari ini,”ungkapnya. (Mil/Red)




Comment