Mewakili Bojonegoro, Seto (Batik’e Seto) Membawa Motif Thengul Praba Mukti di Pemecahan Muri Ragam Hias Saat Peringatan Hari Batik Nasional.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Peringati hari batik nasional, pembatik asal Kabupaten Bojonegoro turut serta dalam pemecahan muri (Museum Rekor Indonesia) motif terbanyak ragam hias Indonesia dengan membawa motif thengul praba mukti di museum batik, Taman Mini Indah Indonesia (TMII) Jakarta. Senin, (2/09/2023)

Peringatan hari batik nasional kali ini di gelar meriah dengan pemecahan muri motif terbanyak ragam hias batik Indonesia yang di ikuti sebanyak 125 pembatik dari berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya Seto Utoro, pembatik asal Kedungsari Temayang, Kabupaten Bojonegoro menjadi perwakilan diantara 10 pembatik asal Jawa Timur yang turut merayakan hari batik di museum batik Jakarta.

“Setiap pembatik membawa (karya)motif masing-masing dari setiap daerah, Lah saya membawa thengul praba mukti khas Bojonegoro yang sudah HKI (Hak kekayaan intelektual),” Terangnya.

Kegiatan tersebut berlangsung dua hari, hari pertama pemecahan muri sementara di hari ke dua kegiatan di lanjutkan dengan membatik bersama yang di hadiri oleh Ibu wakil presiden, Wury Ma’ruf amin, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, serta jajaran kabinet Indonesia maju.

“Peringtan hari batik ini sebenarnya setiap tahun, tapi kali ini diadakan sekaligus peresmian museum batik,” Jelasnya.

Sebagai informasi tambahan, batik Indonesia telah diakui sebagai warisan budaya takbenda (intangible cultural heritage) oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009 , yang kemudian di peringati sebagai hari baik nasional. Motif batik di Indonesia juga beraneka ragam, bahkan setiap daerah memiliki motif yang berbeda-beda. Hal tersebut menggambarkan bukti kekayaan Indonesia. (Mil/Red)

See also Takut Kualat, Vallen Novva Butuh Obat Kuat Dalam Single Terbarunya.

Comment