Kreasi Kurma Buah Salak.

BOJONEGORO, Wartaku.Id – Kurma merupakan buah yang identik dengan bulan ramadhan. Buah asal Arab Saudi ini biasanya menjadi takjil wajib saat berbuka puasa maupun saat sahur. Namun berbeda dari biasanya, seorang warga yang berasal dari desa Kalianyar, kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro menjual kurma yang berasal dari bahan dasar buah salak.

Buah salak yang identik dengan kulit yang bersisik tersebut akan berbeda jadinya jika jatuh di tangan Wulan, seorang ibu rumah tangga yang dapat mengkreasikan buah salak menjadi kurma.

Saat didatangi di rumah produksinya, Wulan mengaku usahanya yang di beri nama Shanum tersebut sudah dimulai sejak 2017 lalu.
Berawal dari banyaknya salak hasil panen petani yang melimpah sampai harganya turun dan hancur, Ia memanfaatkan hal tersebut untuk mengkreasikan salak menjadi aneka macam olahan.

“Saat panen raya harga salak turun sehingga saya inisiatif untuk memanfaatkan dengan mengolahnya secara otodidak dan dengan berbekal belajar dari youtube,”ungkapnya.

Untuk proses pengolahan kurma salak sendiri, Ia menjelaskan butuh waktu kurang lebih 3 hingga 4 hari. Mulai dari mengupas salak kemudian dicuci bersih dan direbus bersama air dan gula pasir selama 2 jam, kemudian di oven gas selama 2 jam dan yang terakhir kurma salak setengah jadi tersebut di oven lampu sebagai ganti panas matahari selama 3 hari.

“Untuk awetnya bisa sampai 4 hingga 6 bulan, “jelasnya.

Sementara itu dalam sekali produksi, Ia membutuhkan 4 kilogram salak untuk diolah menjadi 10 box, yang dijual dengan harga Rp. 15.000 per box dengan berat 150 gram. Sedangkan salak yang didapatnya merupakan hasil panen petani sekitar.

Perempuan tiga anak tersebut mengaku tidak setiap hari produksi kurma salak, terlebih saat belum musim panen. Namun sampai saat ini sudah banyak pesanan masuk baik dari reseler maupun warga sekitar untuk persiapan idul fitri.

See also Tanpa Perayaan, Peringatan Tahun Baru Imlek Kali Ini Dilaksanakan Sederhana.

“Kalau belum musim panen tidak setiap hari produksi, kalau ada pesanan baru saya carikan salak di petani, “tuturnya.

Berjalan 5 tahun, usaha Shanum semakin besar, tidak hanya mengolah salak menjadi kurma saja , namun juga menyulap buah salak menjadi berbagai jenis olahan seperti cookies, bronis, madu mongso, asinan salak dan aneka olahan lain. (Mil/Red)

Baca Juga :

Comment