BOJONEGORO, Wartaku.Id – Untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh tepat pada 22 Oktober 2021 nanti, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro selenggarakan lomba peringatan.
Moh. Zainal Arifin selaku Kasi PD Pontren Kemenag Bojonegoro, mengungkapkan penyelenggaraan lomba tersebut bertujuan untuk mengasah kepercayaan diri anak, kekereatifitasan anak serta meningkatkan semangat belajar bagi santi.
“Menumbuhkan kembali semangat anak untuk belajar, “ungkapnya.
Ada sebanyak 7 jenis perlombaan, diantaranya lomba video pendek inovasi pendidikan pesantren, lomba baca kitab kuning, da’i MDT, Da’i LPQ, hafalan surat pendek untuk PAUD dan tartil Qur’an.
“Semua pendaftaranya secara online dan sasaranya umum, sehingga siapapun bisa mengikuti dengan cara langsung mendaftar di nomer yang tertera di pamflet,” tuturnya.
Ketentuan lomba video inovasi pendidikan pesantren diharuskan bertema lagu hari santri nasional dengan durasi maksimal 4 menit. Sedangkan untuk lomba baca kitab kuning peserta yang bisa mengikuti adalah anak dibawah usia 17 tahun debgan ketentuan durasi video maksimal 5 menit.
Sementara itu ketentuan usia pada lomba pildacil tingkat MDT maksimal 15 tahun dan tingkat TPQ maksimal 12 tahun dengan mengirimkan video minimal 5 menit dan maksimal 7 menit. Terakhir lomba hafalan surat pendek untuk PAUD ketentuan usia maksimal 7 tahun dengan durasi video selama 3 menit.
“Hingga saat ini sudah ada 440 peserta yang telah mendaftar dan mengirimkan videonya,” jelasnya.
Sementara itu, nantinya final perlombaan akan di gelar di kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 18 Oktober 2021. Dari masing-masing lomba akan di ambil 10 besar terbaik untuk merebutkan juara 1,2 dan 3.
“Juara 1, 2 dan 3 akan mendapatkan tropi, piagam dan uang pembinaan sebagai bentuk penghargaan sehingga bisa dipergunakan sebagaimana mestinya,” tutupnya. (Mil/Red)


Comment