Apel Siaga Jelang Pemungutan Suara Pemilu 2024 Digelar, Wujudkan Bojonegoro Tetap Aman dan Damai.

Bojonegorokab.go.id, Wartaku.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Forkopimda, Bawaslu dan KPU mengikuti Apel Siaga Persiapan Pengawasan Masa Tenang dan Pemungutan serta Perhitungan Suara Pemilu 2024 di GOR Utama Bojonegoro Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Sabtu (10/2/2024). Apel ini sekaligus penandatanganan deklarasi pemilu damai dan berintegritas.

Ketua Bawaslu Handoko dalam sambutannya menjelaskan apel ini diikuti oleh 84 panitia pengawas pemilu kecamatan serta 430 pengawas kelurahan atau desa Se-Kabupaten Bojonegoro. Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu kembali menegaskan pihaknya berkomitmen melakukan pengawasan penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Bawaslu sampai tingkat TPS benar-benar berupaya mengimplementasikan amanat UU. Maka panitia pengawas agar selalu melakukan pengawasan dan mencatat apapun hasil pantauan dari masa tenang, pemungutan hingga perhitungan suara,” tegasnya.

Semua pihak memiliki kepentingan sama agar Bojonegoro aman dan damai. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada rekan media atas kerjasamanya. Serta mengajak menarasikan pemilu Bojonegoro sebagai bagian untuk mengedukasi masyarakat.

“Sebab dalam pemilu ada berbagai kepentingan, maka rakyat perlu diedukasi agar tidak menjadi korban kepentingan di negara demokrasi ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasatreskim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amarullah mengajak untuk mewujudkan empat hari ini agar berjalan lancar. Yakni bersatu padu mengawal pemilu agar tidak terjadi kecurangan. Pihaknya akan melakukan dan meningkatkan intensitas patroli pada 11, 12, 13 Februari di masa tenang.

“Kami akan melakukan patroli pada 11, 12, dan 13 Februari karena akan ada banyak potensi money politic,” jelasnya.

Dalam kesempatan sama, Jaksa Fungsional Kejari Bojonegoro Muhammad Arifin mengatakan kesiapan dan kesigapan pihaknya dalam hal pengawasan agar tetap berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang ada. Sehingga demokrasi tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau ada temuan pelanggaran segera dicatat semua segera laporkan. Ini tujuanya agar demokrasi ini sesuai dengan undang-undang. Tetap semangat untuk para pengawas dan diberi kesehatan,” ungkapnya. [Red]

Comment