BOJONEGORO, Wartaku.Id – Proses pencarian korban dari laka air perahu terbalik di desa Ngadiharjo, Kecamatan Rengel Kabupaten Tuman – Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro sementara dihentikan. Selain disebabkan jarak pandang yang terbatas akibat situasi malam dan gelap, kendala arus juga menjadi alasan.
Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban Yudi Irwanto mengungkapkan bahwa proses pencarian korban sementara dihentikan dan akan kembali dilakukan pada pukul 7.30 besok l.
“Besok dilanjut dengan mengerahkan ratusan personil gabungan baik TNI, Polri maupun Basarnas,” Ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pencarian telah dilakukan dari pukul 09.30 WIB dan dihentikan sementara pada pukul 17.30 WIB, dengan pertimbangan hari sudah malam dan arus yang deras.
“Kendala utamanya arus sungai yang deras dan juga jarak pandang yang gelap karena malam, jika kita paksakan akan beresiko terhadap keselamatan petugas yang mencari,” jelasnya.
Menurut data terakhir, ada tambahan satu korban yang ditemukan selamat sehingga total korban ditemukan ada sebanyak 11 orang yang langsung mendapat penanganan dari puskesmas setempat. Diperkirakan masih ada sebanyak 7 orang yang masih dalam daftar pencarian.
Namun, Yudi menambahkan bahwa jumlah korban masih belim bisa dipastikan sebab tidak ada data manifes penumpang perahu yang jelas.
“Dari keterangan 10 orang selamat, mereka mengaku bahwa masih ada anggota keluarga dan rekannya berjumlah 6 orang yang masih hilang. Jadi kami tidak bisa memastikan berapa total korbannya,” Imbuh Yudi. (Mil/Red)
Baca Juga :


Comment