Valentine Days, Cabang Diknas Wilayah Bojonegoro Keluarkan Surat Larangan Perayaan.

BOJONEGORO – Hari kasih sayang atau yang dikenal dengan Valentine Day hampir dikenal oleh semua remaja. Meski sejatinya budaya ini bukan asli berasal dari budaya masyarakat Indonesia utamanya Jawa Timur. Peringatan yang jatuh setiap tanggal 14 Februari ini akan menjadi berbeda perlakuannya bagi remaja yang merayakannya.

Untuk menghindari kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan norma agama, susila dan budaya Indonesia menjelang perayaan Valentine Day ini, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro yang meliputi Kabupaten Bojonegoro dan Tuban mengeluarkan Surat Larangan Perayaan Valentine Day.

Dalam Surat bernomor : 420/261/101.6.22/2020 tertanggal 12 Februari 2020 yang ditujukan kepada Kepala SMA/SMK/PK-PLK Negeri dan Swasta Wilayah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban menghimbau 5 hal agar dapat dilaksanakan di masing-masing instansi sekolah menengah di bawah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro ini.

Adapun 5 point himbauan itu adalah, pertama melarang siswa memperingati Hari Valentin yang tidak sesuai dengan karakter bangsa dan norma agama baik di dalam maupun diluar sekolah.

Kedua, menyampaikan kepada orang tua siswa agar mengaeasi putra-putrinya terkait peringatan hari valentin, ketiga menanamkan sikap dan prilaku karakter/kepribadian dalam lingkungan sekolah, keempat agar seluruh perangkat sekolah untuk melestarikan nilai-nilai luhur dilingkungan sekolah dan yang ke lima dihimbau agar Kepala Sekolah mengambil langkah pencegahan terhadap kegiatan tersebut.

Sementara Burhanuddin, MM, selaku Wakil Kepala SMK Negeri 5 Bojonegoro Bidang Humas mengaku mendukung surat edaran yang dikeluarkan oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro ini.

“Semoga ini bisa efektif dan ditindaklanjuti oleh semua, utamanya siswa-siswi agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar norma kesusilaan,”tuturnya. (JN)

Comment