by

Program Baru Guru Penggerak Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Guru Menjadi Lebih Lagi.

BOJONEGORO, Wartaku.id – Pendaftaran program pendidikan Guru Penggerak untuk pertama kalinya telah dibuka. Program ini terbuka bagi PNS maupun non PNS baik sekolah negeri maupun swasta. Pendaftaran untuk Guru Penggerak dapat dilakukan pada tanggal 4-29 Oktober 2021. Dan pihak Dinas sudah banyak melakukan sosialisasi, karena nantinya setelah selesai program Guru Penggerak ini akan menjadi calon KepSek, jadi diharapkan guru kaum muda dapat berpartisipasi.

Dari pantauan wartaku.id dilapangan, Guru Penggerak merupakan pemimpin pembelajaran yang mendorong tubuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidikan lainnya. Program tersebut dilakukan untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pembelajar Pancasila.

“Syarat dan ketentuan dapat daftar menjadi Guru Penggerak yaitu : Guru PNS maupun non PNS baik dari sekolah negeri maupun swasta, Memiliki akun guru di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1/D4, Memiliki pengalaman mengajar 5 tahun, Memiliki masa sisa mengajar tidak kurang dari 10 tahun, Memiliki keinginan kuat menjadi Guru Penggerak, Program Guru Penggerak akan ditujukan untuk guru TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB, Tidak sedang mengikuti kegiatan diklat CPNS, PPG, atau kegiatan lain yang dilaksanakan secara bersamaan dengan proses rekrutmen dan pendidikan Guru Penggerak, jelas Nur Sujito.

Drs. NUR SUJITO, MM. PLT Disdik (dinas pendidikan) Kabupaten Bojonegoro saat ditemui/dikonfirmasi menjelaskan, pada tahun ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro membuka pendaftaran seleksi calon Guru Penggerak. Dalam Pendaftaran dan seleksi Guru Penggerak untuk pertama kalinya dan untuk kuotanya tidak terbatas.

Nur Sujito juga menjelaskan, Syarat salah satu fungsi dari guru penggerak itu adalah untuk menunjuk guru menjadi kepala sekolah, jadi tidak perlu lagi melalui ujian dan tes. yang membedakan adalah penggususkan atau fungsinya dari Guru Penggerak.

Pendidikan merupakan suatu pendorong bagi majunya suatu negara, jadi diharapkan generasi muda dapat terus bergerak maju menuju masa depan yang lebih baik lagi. (Usm/Red)

Comment

Artikel