by

MPLS Dilakukan Secara Daring, Tatap Muka Siswa SMP Akan Dievaluasi.

BOJONEGORO, Wartaku.Id – Memasuki tahun ajaran baru yang rencananya akan dilaksanakan tatap muka, kembali di urungkan. Hal tersebut disebabkan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali, sehingga peserta didik kembali harus menunggu kepastian pembelajaran tatap muka. Sedangkan untuk pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serentak dilakukan secara daring dari tanggal 12 juli hingga 16 Juli 2021.

Menurut sekretaris dinas pendidikan, Lasiran mengungkapkan bahwa sebelumnya pemerintah telah memutuskan untuk membuka kembali sekolah tatap muka terbatas pada bulan Juli, namun karena adanya PPKM Darurat, maka rencana tersebut ditunda dan akan dilakukan evaluasi lanjutan.

“Minimal (pembelajaran daring) dilakukan sampai tgl 20 Juli, dan akan ada evaluasi selanjutnya,” jelas Lasiran.

Sementara MPLS serentak dilaksanakan secara daring untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkungan pendidikan yang diikuti oleh seluruh siswa tanpa terkecuali dengan sistem daring dari rumah masing-masing.

“Untuk guru dilakukan work from office (WFO) sebanyak 50 persen, dan 50 persen melakukan work from home (WFH),”ungkapnya.

Materi MPLS secara umum meliputi pengenalan lingkungan sekolah, profil kepala sekolah, profil guru, organisasi intra sekolah (OSIS), ekstra kurikuler, peraturan sekolah, tata tertib, dan cara belajar efektif.

“Semua dikemas secara daring, baik melalui zoom atau video, atau modul,” tuturnya.

Lasiran juga berharap agar semua pihak tetap optimis dalam melakukan pembelajaran termasuk guru dan siswa tanpa mengurangi semangat untuk belajar serta dalam hal memutus rantai penularan Covid-19.

“Walaupun di tengah pandemi, maka semua komponen pendidikan mulai Kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, komite sekolah, harus tetap optimis. Dengan cara bergotong royong membelajarkan siswa dan memutus mata rantai Covid-19, dengan disiplin prokes serta lebih baik di rumah,” pungkasnya. (Mil/Red)

Comment

Artikel