Dinas Pendidikan Bojonegoro Beri Fasilitas Mobil Untuk Transportasi Siswa SDN Sumberejo 3 Yang di Merger

Bojonegoro, wartaku.id – Dinas Pendidikan Bojonegoro Beri Fasilitas mobil untuk transportasi siswa siswi SDN Sumberrejo 3 mulai hari ini. Kamis, (20/07/2023).

Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Fathur Rohim mengungkapkan bahwa mulai hari ini disediakan mobil untuk transportasi antar jemput siswa siswi SDN Sumberejo 3 yang di merger ke SDN Sumberejo 2.

“Mulai hari ini kita beri fasilitas, kita kirimkan mobil untuk mengantarkan sekolah,” ungkapnya.

BACA JUGA:
MPLS Hari Pertama, Ratusan Siswa Didik Baru Dapatkan Pembinaan Cegah Perundungan dan Kekerasan Seksual.

Dinas pendidikan Bo fasilitas mobil tersebut dikarenakan sebelumnya wali murid SDN 3 menolak untuk di merger dengan SDN 2 dengan alasan jarak yang jauh. Sempat belajar di lorong kelas dan tanpa guru selama dua hari, akhirnya Disdik Bojonegoro berinisiatif memberikan fasilitas mobil.

“Kita akan fasilitasi terus, mobil dinas akan kita serahkan ke pengawas pembina untuk di jadikan alat transportasi sampai mereka nanti bisa mandiri,” terangnya.

Menurutnya total ada sebanyak 29 murid di SDN Sumberejo 3, sementara di SDN Sumberejo 2 ada sebanyak 27 murid. Namun, berdasarkan informasi terbaru 5 murid dari SDN Sumberejo 3 mengajukan pindah sekolah. Sehingga jika di gabung ada sebanyak 51 murid.

“(Kalau pindah) saya tidak masalah yang penting anak mau sekolah,” ucapnya.

BACA JUGA:
Ketua Banteng Muda Indonesia Bojonegoro: Masyarakat Sehat Melalui Senam Sicita

Fathur Rohman juga menjelaskan beberapa alasan dilakukan merger diantaranya jumlah murid yang tidak sesuai standar, kemudian jarak antara sekolah satu dengan yang lainya kurang dari 1 Kilometer, dan bukan satu-satunya sekolah yang ada di desa itu, serta jumlah guru yang ber kompeten atau ASN terbatas.

“Alasan di merger nya ke SDN 2 itu karena lebih dulu di bangun, selain itu lokasi sekolah yang lebih banyak mencakup RT dibandingkan SDN 3,” jelasnya.

Sementara itu, aset tanah dari ke dua sekolahan tersebut berstatus TKD (Tanah Kas Desa), sehingga nantinya dapat dikembangkan dan untuk SDN 3 akan di kembalikan ke Pemkab.

Sebelumnya, Disdik Bojonegoro melakukan merger (pengabungan/pengambilan alih) 13 sekolah dasar negeri (SDN) di Bojonegoro. Dari total keseluruhan merger berjalan lancar, kecuali SDN 3 Sumberrejo yang mengalami kendala dari orang tua yang tidak menginginkan anaknya di merger ke SDN 2 Sumberrejo. (Mil/Red)

Comment