Bertani Hidroponik Bersama RA Darussalam Bojonegoro.

BOJONEGORO – Sebagai media belajar bagi anak anak, Siswa Siswi Roudotul Atfal Darussalam Bojonegoro berlatih bertani modern dengan sistem Hidroponik, dengan memanfaatkan lahan kosong di lantai 4, ini adalah tempat yang memadai untuk anak-anak bisa praktek menanam dari bibit sampai panen.

RA Darussalam Bojonegoro adalah sekolah yang holistik integratif yang pendekatannya menggunakan sentra dan salah satu sentranyan adalah berkebun atau menanam, namun saat itu belum ada kebun yang memadai untuk peraktek sehingga muncul ide bertani dengan sistem Hidroponik.

“Dengan melihat banyaknya lahan produktif yang berubah fungsi untuk permukiman kami ingin anak -anak tetap semangat untuk menanam meskipun dengan media yang lain, nah pada saat itu kami bertemu dengan pak Dobi ahli Hidroponik dan kami shering tentang budidaya sayaur dengan sitem Hidroponik”, jelas Bu Iffah, Kepala RA Darussalam Bojonegoro.

Budidaya dengan sistem hidroponik, tentu ada banyak manfaat yang bisa kita ambil, diantaranya bisa memenuhi kebutuhan sayur yang berkualitas untuk kita sendiri, selain itu sebagai media pembelajaran untuk anak-anak RA Darussalam, dan juga bagi siapapun yang ingin belajar.

“Dan tentu ini untuk mendatangkan income bagi sekolah, dan yang paling utama adalah untuk merubah cara berfikir anak-anak bahwa kita bisa kok menanam (bertani) tanpa harus menggunakan tanah”, tambahnya.

Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.

Jenis tanaman yang dibudidayakan seperti daun bawang ,seledri, bayam merah,pakcoi, selada caisim, samhong, kailan, dakota, stoberi dll, saat panen anak – anak juga yang memanen dan dijual untuk umum, biasanya yang paling banyak permintaan pasarnya adalah selada, saat panen tiap hari terjual 3Kg – 5 Kg. (Ar/Red)

Comment