Kemenag Bojonegoro: Belum Ada Surat Resmi Pemberangkatan Haji & Umroh.

BOJONEGORO – Beberapa waktu lalu pemerintah Arab Saudi mengumumkan pembukaan kembali umroh 2020 setelah beberapa bulan ditutup akibat pandemi covid-19. Kepala seksi Gara Haji dan Umroh Kementrian Agama Bojonegoro, Masduki mengaku, bahwa belum ada surat resmi pemberitahuan keberangkatan haji maupun umroh tahun ini. “Informasi resmi surat ke kami sebenarnya itu belum ada, saya tau informasinya ya media,” ungkapnya, Kamis 19 November 2020.

Meskipun begitu Masduki menjelaskan, bahwa dari informasi yang didapatnya, biro yang ada di Bojonegoro belum ada yang memberangkatkan jamaah umroh.
“Dari biro di Bojonegoro belum ada yang berani memberangkatkan selain karena masih ketat pasti biayanya juga naik,” jelasnya.

Sementara itu peraturan pemberangkatan umroh sedikit berbeda dari sebelumnya. Yaitu dengan dibatasi usia dari 18 tahun hingga 50 tahun saja. Selain di batasi usia, jemaah diharuskan untuk melakukan tes swab yang menunjukkan hasil negatif untuk bisa berangkat umroh.

Lain halnya dengan pemberangkatan umroh, Masduki mengatakan bahwa 1.558 orang calon haji sudah diminta pelunasan untuk pemberangkatan haji tahun 2020. Meskipun begitu tidak semua melakukan pelunasan. “Yang mau melunasi hanya 1.464 orang, sisanya 94 orang belum mau melunasi” pungkasnya.

See also Cegah Penyebaran Corona, Bupati Bojonegoro Turun Langsung Himbau Masyarakat.

Comment